Rabu , 24 Juli 2019
Home / Breaking News / Perkim Terima Kucuran DAK Rp 13,72 Miliar Untuk Rehab 784 Rumah

Perkim Terima Kucuran DAK Rp 13,72 Miliar Untuk Rehab 784 Rumah

SELUMA – Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Seluma mendapatkan kucuran dana alokasi khusus Rp 13,72 miliar. Anggaran tersebut untuk rehab 784 unit rumah tidak layak huni (RTLH). Dengan adanya tambahan ini, Disperkim akan merehab 939 unit RTLH di tahun 2019.  Kadisperkim Seluma, Erlan Suadi, S.IP, M.AP mengatakan sebelumnya Disperkim telah mendapatkan angggaran Rp 2,5 miliar untuk rehab 145 RTLH dari Kementerian PUPR.  Kemudian 10 unit rehab RTLH dari APBD Seluma, Rp 175 juta.

“Jadi tahun ini, total RTLH yang akan kita rehab sebanyak 939 unit, melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS),” terang Erlan, saat dikonfirmasi RB Minggu (14/4).

Dijelaskan Erlan, dari total rehab RTLH tersebut diperuntukan bagi 24 desa di Kabupaten Seluma. Hal ini berdasarkan usulan yang telah masuk ke Disperkim Seluma tahun 2018 lalu.  “Usulan yang telah masuk ke kami (Disperkim,red) ada 4 ribu usulan. Usulan ini nanti akan kami verifikasi langsung ke lapangan, untuk menentukan RTLH yang benar layak menerima program BSPS ini,” kata Erlan.

Sebagai persiapan untuk pelaksanaan program BSPS, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan pembetukan kelompok kerja (pokja) dan tim pengawas BSPS. Pokja yang telah terbentuk nantinya akan turun langsung, melakukan verifikasi terhadap rumah warga yang telah diusulkan oleh kades ke Disperkim Seluma.
“Kalau pengawas, tugasnya akan mengawasi proses rehab RTLH ini nanti. Sedangkan pokja, tim yang akan melakukan verifikasi penerima program BSPS ini,” jelas Erlan.

Untuk memastikan penerima program BSPS tepat sasaran, dirinya akan meminta tim Pokja yang melakukan verifikasi langsung ke desa. Melakukan pengecekan secara detail penerima program BSPS ini. Sehingga warga penerima benar sesuai dengan syarat dan ketentuan sebagai penerima program BSPS.  “Program ini dikhususkan bagi masyarakat yang berpenghasilan di bawah Rp 1 juta. Rumah tempat tinggal bukan terbuat dari beton. Oleh karena itu, semua akan dilakukan survei, agar penerima benar tepat sasaran,” sampainya.

Erlan memastikan, bahwa setelah verifikasi selesai, maka program BSPS akan segera dilaksanakan. Sebanyak 939 RTLH tersebut akan segera direhab.  “Perunit rumah nantinya akan menerima dana Rp 17,5 juta. Rinciannya Rp 15 juta untuk material dan Rp 2,5 juta untuk upah rehab rumah tersebut. Paling lambat Juni, program ini harus sudah dimulai,” demkian Erlan.(aba)

Berita Lainnya

Bongkar 13 Sekretariat KKN, Pemuda Asal Seginim Diamankan Polres

KOTA MANNA – AP (26) warga Seginim spesialis bobol Sekretariat Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa ...

error: Content is protected !!