Kamis , 25 April 2019
Home / Pemilu / Ratusan TPS Rawan Kecurangan

Ratusan TPS Rawan Kecurangan

TPS RAWAN: Bawaslu Kota Bengkulu menggelar konferensi pers mengenai TPS yang rawan kecurangan dalam Pemilu 2019. (foto: hakim/rb)

BENGKULU – Jelang pencoblosan 17 April, Bawaslu Kota Bengkulu menetapkan titik-titik tempat pemungutan suara (TPS) yang rawan terjadi kecurangan, mulai soal akurasi data pemilih, politik uang, hingga rawan pemilih eksodus.

Dalam ekspos yang digelar di Sekretariat Bawaslu Kota Minggu (14/4) sore, Ketua Bawaslu Kota Bengkulu Rayendra Pirasad menerangkan total jumlah TPS di Kota Bengkulu sebanyak 1.007 TPS. Ratusan diantaranya tercatat TPS rawan kecurangan dari beberapa indikator yang ditetapkan Bawaslu.

TPS yang dinilai rawan ada sebanyak 606 TPS. Diantaranya, soal data pemilih dalam DPTb (daftar pemilih tambahan), daftar pemilih khusus, serta puluhan TPS yang berada di dekat rumah sakit, perguruan tinggi, serta posko tim pemenangan yang juga menjadi pengawasan ketat tim Bawaslu.

Menurut Rayendra, kerawanan TPS tersebut sudah menjadi catatan pihaknya untuk diawasi. “Tentunya kita akan cek betul nantinya di tiap TPS. Karena ini menyangkut soal penggunaan hak pilih atau hilangnya hak pilih,” terangnya.

Selain itu, tambah Rayendra, masalah eksodus pemilih juga menjadi perhatian utama bagi pengawas. Terutama di wilayah perbatasan kota. “Kawasan perbatasan kota akan menjadi pengawasan kita,” ujarnya.

Rayendra juga mengingatkan agar peserta pemilu tidak melakukan kecurangan seperti melakukan money politics (politik uang) yang dapat berdampak buruk.  “Mari kita sama-sama jaga agar pelaksanaan pemilu ini bersih, jujur dan damai. Sehingga tercipta demokrasi yang baik di Kota Bengkulu. Untuk itu kita juga berharap peran aktif dari masyarakat apabila menemukan hal yang mencurigakan segera melapor agar cepat diambil tindakan,” harapnya.

 

APK Dibersihkan

Bawaslu bersama KPU Kota Bengkulu dan Satpol PP mulai membersihkan alat peraga kampanye (APK) peserta pemilu seperti APK Caleg DPR, DPD, DPRD Provinsi dan Caleg DPRD Kota serta APK Capres-Cawapres, kemarin.

Pantauan RB, sejumlah petugas gabungan mulai membersihkan ribuan APK yang terpasang di 67 kelurahan yang tersebar di 9 kecamatan dimulai pukul 08.30 WIB. Pembersihan APK tersebut dibagi dengan beberapa tim yang menyebar di tiap kelurahan.

Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Mitrul Ajemi menuturkan, dalam pembersihan APK ini pihaknya hanya membantu tugas badan pengawasan. Tim dibagi di beberapa titik. Ia berharap peran aktif masyarakat untuk melaporkan apabila masih ada APK yang masih terpasang di jalanan.

“Kita berharap apabila masyarakat ada menemukan APK yang terpasang silakan lapor saja. Nanti petugas kita akan turun langsung mencopotnya. Kita juga minta peserta pemilu aktif mencopot APK nya yang masih terpasang,” imbau Mitrul.

Dijelaskan Mitrul, pembersihan APK ini sesuai dengan ketentuan. Pembersihan APK harus sudah dilakukan sebelum masa tenang yang sudah berlangsung. “Karena di hari masa tenang ini masih ada APK yang belum dibersihkan secara keseluruhan, maka dari itu kita turun langsung ikut membersihkannya hingga besok (hari ini),” tuturnya.

Sementara Ketua Bawaslu Kota Bengkulu, Rayendra Pirasad menerangkan  masa tenang yang berlangsung tiga hari sebelum hari pencoblosan. Ia  mengingatkan seluruh peserta pemilu maupun tim pemenangan untuk tidak melakukan kampanye atau kegiatan sejenisnya yang mengarah kampanye, baik langsung maupun di media sosial. “Dalam masa tenang ini kita akan gencar melakukan pemantauan untuk mengantisipasi adanya kemungkinan aksi kampanye terselubung yang dibalut dengan kegiatan bagi-bagi sembako gratis, money politics, dan indikasi intimidasi dan sebagainya,” tegas Rayendra.(new)

Berita Lainnya

Pleno PPK Bisa Diperpanjang

ARGA MAKMUR – Jadwal tahap pertama pleno rekapitulasi perolehan suara pemilu di tingkat PPK terakhir ...

error: Content is protected !!