Selasa , 23 Juli 2019
Home / Daerah / Kaur / Lagi-Lagi TNI Sita Waring

Lagi-Lagi TNI Sita Waring

DIAMANKAN : Waring yang juga jerat baby lobster diamankan oleh TNI AL. (foto : albertus/rb)

KOTA BINTUHAN – Walau sudah banyak waring yang disita TNI, tidak membuat nelayan menghentikan penangkapan benur atau baby lobster. Buktinya Senin (15/4) TNI AL bersama tim gabungan kembali berhasil menyita 346 waring dan juga 135 pcs pelampung. Waring dan pelampung itu dipasang di beberapa perairan lokasi idola nelayan menangkap benur. Seperti di di perairan Kaur Selatan, Linau dan juga Danau Kembar.

Waring yang disita itu sudah banyak dipotong oleh nelayan, dan hanya meninggalkan pelampung saja. Ini karena nelayan ada yang sudah mulai takut menangkap benur.

Patroli kemarin, TNI AL juga baby lobster yang masih hidup sebanyak 284 ekor yang terjerat waring. Kemudian ada 24 ekor benur yang mati juga ikut disita. Baby lobster yang masih hidup diamankan di Stasiun Karantina Ikan Bengkulu. Sementara untuk waring dan juga pelampung diamankan di Pos TNI AL yang ada di Linau.

“Kita kembali menghimbau dan mengingatkan kepada nelayan untuk tidak melakukan penangkapan baby lobster lagi,” imbau Danlanal Bengkulu Letkol (P) Andri Wahyu Sudrajat.

Dia menegaskan, kedepannya akan menindak tegas nelayan yang masih nekat menangkap benur. TNI AL juga akan terus bersinergi dengan Pemkab Kaur untuk merazia waring. “Hingga tidak ada lagi waring untuk nangkap baby lobster di laut,” kata Danlanal.

Danlanal juga berharap nelayan di Kaur tidak lagi memproduksi waring untuk menangkap baby lobster. Ke depan juga akan mengajak OPD terkait untuk sama-sama turun ke lapangan, memberikan sosialisasi kepada nelayan. Tentang larangan dan ruginya menangkap baby lobster.(cik)

Berita Lainnya

Rolan Termuda, Baswidan Tertua

KOTA BINTUHAN – KPU Kaur Senin (22/7) secara resmi mengumumkan hasil pemilu tahun 2019 di ...

error: Content is protected !!