Senin , 16 September 2019
Home / Breaking News / Periode April, BPJS Kesehatan Gelontorkan Dana Rp 59,3 Miliar

Periode April, BPJS Kesehatan Gelontorkan Dana Rp 59,3 Miliar

JUMPA PERS : Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Rizki Lestari saat melakukan konferensi pers di ruang rapat BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Selasa (16/4) siang.(foto : hasrul/rb)

BENGKULU – Guna terus meningkatkan pelayanan masyarakat, BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu menggelontorkan dana sebesar Rp 59,3 miliar untuk membayar hutang klaim jatuh tempo BPJS Kesehatan kepada rumah sakit untuk periode April 2019 saja. Sedangkan untuk periode Januari-April 2019 ini saja, sudah digelontorkan sebesar Rp 186,2 miliar.

Hal ini disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Rizki Lestari saat melakukan konferensi pers di ruang rapat BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Selasa (16/4) siang. Secara nasional seluruh kantor cabang di Indonesia total kucuran pembayaran yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan tersebut mencapai Rp 11 triliun.Di Iuar itu, BPJS Kesehatan juga melakukan pembayaran sebesar Rp 1,1 triliun dalam bentuk dana kapitasi kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

“Sampai hari ini, tagihan klaim rumah sakit yang lolos verifikasi dan sudah jatuh tempo, akan dibayar BPJS Kesehatan dengan mekanisme first in first out. Urutan pembayarannya disesuaikan dengan catatan kami. Rumah sakit yang lebih dulu mengajukan berkas secara lengkap, tentu transaksi pembayaran klaimnya akan diproses terlebih dulu. Upaya menuntaskan pembayaran fasilitas kesehatan ini dapat terwujud karena ada dukungan penuh dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan,” kata Rizki.

Ditambahkan Rizki, setiap tanggal 15 merupakan tanggal pembayaran kapitasi untuk FKTP. Oleh sebab itu, ada kemungkinan pembayaran non kapitasi dan tagihan rumah sakit dibayarkan BPJS Kesehatan pada hari berikutnya. Hal ini merupakan mekanisme pembayaran yang rutin dilakukan setiap bulan oleh BPJS Kesehatan.

“Biasanya mitra perbankan kami menjalankan transaksi untuk pembayaran kapitasi ini dulu. Namun kami pastikan kewajiban pembayaran ke fasilitas kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku dapat dilakukan paling lambat hari ini. Kami juga sudah berkoordinasi dengan seluruh kantor cabang, sehingga masing-masing kantor cabang bisa memantau dan memastikan fasilitas kesehatan di wilayah kerjanya telah dibayar sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Rizki.

Dengan dibayarnya hutang klaim jatuh tempo oleh BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan,kata Rizki, diharapkan pihak fasilitas kesehatan juga bisa melakukan kewajibannya sesuai dengan yang tertuang dalam regulasi. Rizki juga berharap pihak RS dapat kian optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pasien JKNKIS.

Mereka mengatakan jika pihalnua selalu berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan yang melayani peserta JKN-KIS untuk memberikan pelayanan terbaik tanpa diskriminasi, sebagaimana yang diatur dalam regulasi yang ditetapkan pemerintah. Dengan demikian diharapkan masyarakat semakin yakin bahwa program ini akan terus berlangsung, rumah sakit menjadi lebih tenang dan tenaga kesehatan merasa nyaman.

Diketahui, khusus di wilayah kerja Kantor Cabang bengkulu yang meliputi wilayah Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu. Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Se|atan dan Kabupaten Kaur terdapat 213 FKTP den 14 FKRTL yang telah dibayarkan dana kapitasi dan tagihan klaimnya oleh BPJS Kesehatan setempat. ‘Adapun total pembayaran yang dilakukan KC Bengkulu adalah sebesar Rp. 59.336.860.756,sepanjang bulan April 2019 dan sebesar Rp. 186.278.150.537 untuk pembayaran mulai januari sampai saat ini,” sampai Rizki.

Rizki juga menginformasikan bahwa Program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan selain memberikan jaminan layanan kesehatan yang berkualitas, juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan industri kesehatan dan penciptaan Iapangan kerja. Ia mengatakan, apabila terdapat kekurangan, hendaknya dapat diperbaiki bersama-sama. Menurutnya, jangan sampai ada diskriminasi pelayanan yang bersifat kasuistis, Ialu digeneralisir, sementara sangat banyak peserta JKN-KIS yang terlayani dengan baik. “Ke depannya, lnsya Allah pemerintah akan terus menjaga sustainabilitas Program JKN-KIS ini dan pelayanan kepada masyarakat akan terus diperbaiki. Kami berterima kasih kepada penyedia |ayanan (provider) sekaligus mohon maaf serta apresiasi atas kerja sama, pengertian dan kesabarannya selama ini,” demikian Rizki. (zie)

Berita Lainnya

Helmi Berpasangan dengan Hijazi di Pilgub, Tergantung Takdir Allah

CURUP- Sabtu  (14/9), Walikota Bengkulu, H. Helmi Hasan, berkunjung ke Kabupaten Rejang Lebong. Kunjungan tersebut ...

error: Content is protected !!