Senin , 22 Juli 2019
Home / Metropolis / Tiket Pesawat Mahal Pengaruhi Pariwisata

Tiket Pesawat Mahal Pengaruhi Pariwisata

AUDIENSI: Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA menerima audiensi finalis Putra-Putri Maritim Bengkulu 2019 di ruang rapat lantai 3 Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (15/4). (foto: yunike/rb)

BENGKULU – Mahalnya harga tiket pesawat dinilai banyak kalangan ikut berdampak pada sektor pariwisata termasuk di Provinsi Bengkulu. Hal ini juga diakui oleh Kadis Pariwisata Provinsi Bengkulu, Irsan Setiawan. Di tengah gencarnya promosi wisata yang dilakukan, kenaikan harga tiket pesawat sangat disayangkan.

“Kita berharap ada evaluasi dari pihak-pihak terkait. Ada kebijakan untuk mendukung perkembangan pariwisata, karena bagaimanapun kenaikan harga tiket pesawat cukup berpengaruh,” kata Irsan di sela audiensi finalis Putra-Putri Maritim Bengkulu 2019 di ruang rapat lantai 3 Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (15/4).

Irsan menerangkan, indikator bisa membantu perkembangan pariwisata itu diantaranya, selain ada destinasi wisata cukup, juga perlu promosi. Untuk destinasi, Provinsi Bengkulu banyak memiliki potensi destinasi wisata, begitu juga dengan promosi sudah gencar dilaksanakan pemerintah. Bahkan di tahun 2019 ini, ada 2 event di Bengkulu masuk 100 top event nasional-Calender of Event Wonderful Indonesia. Yaitu, Festival Tabot dan Festival Bumi Raflesia.

“Tahun 2019 ini ada 41 konten acara yang dikemas untuk menarik wisatawan baik lokal maupun internasional. Dua event bahkan masuk kegiatan kalender kementerian,” bebernya.

Seleksi Putra-Putri Maritim

Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA Senin (15/4) menerima audensi finalis Putra-Putri Maritim Bengkulu 2019 yang dilaksanakan Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu. Dalam pertemuan ini Rohidin mengharapkan, tidak hanya Putra-Putri Maritim namun semua organisasi seperti Bujang Gadis Bengkulu, Purna Paskibra dan lainnya dapat bersinergi untuk membangun Bengkulu.

“Jika semuanya dihimpun menjadi satu kesatuan, ini akan menjadi kekuatan generasi muda,” jelas Rohidin.

Kegiatan Putra-Putri Maritim Bengkulu, menurutnya, juga dapat menjadi media untuk membangun penguatan karakter menjadi manusia yang siap terjun ke masyarakat dengan peran yang optimal. Merupakan generasi milenial yang dapat membantu Pemprov Bengkulu dalam mempromosikan daerah dari berbagai aspek. “Termasuk dalam mengedukasi masyarakat generasi muda, agar mereka lebih berprestasi,” sambung Rohidin.

Sebanyak 20 finalis Putra-Putri Maritim merupakan hasil seleksi tahap awal yang merupakan perwakilan dari setiap 10 kabupaten/kota. Mulai hari ini (16/4), para finalis akan menjalani masa karantina di Mako Lanal Bengkulu untuk mendapatkan pembekalan dalam rangka persiapan pemilihan Grand Final yang akan digelar 28 April 2019 mendatang. Putra-Putri Maritim terpilih akan mewakili Provinsi Bengkulu dalam event tingkat nasional. (key)

Berita Lainnya

Stok Banyak, Harga Cabai Mulai Turun

BENGKULU – Harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kota Bengkulu mulai mengalami penurunan. Setelah ...

error: Content is protected !!