Selasa , 23 April 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Hari Pemungutan Suara, Dukcapil Tetap Kerja

Hari Pemungutan Suara, Dukcapil Tetap Kerja

REKAM DATA: Aktivitas di Dinas Dukcapil Kepahiang yang melayani warga melakukan perekaman data e-KTP. (foto : arie/rb)

KEPAHIANG – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kepahiang Ir. Nyayu Elia Hasanah, M.Si memastikan pihaknya akan tetap bekerja pada hari pemungutan suara pagi ini. Ia bahkan menegaskan dalam momen ini Dinas Dukcapil tetap akan buka seperti biasanya, guna membantu KPU Kepahiang dalam hal verifikasi data pemilih.

Bahkan pada hari ini seluruh sumber daya manusia (SDM) di Dinas Dukcapil Kepahiang akan ikut turun ke setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) guna membantu data-data kependudukan saat pencoblosan. “Kita tetap bekerja pada saat Pemungutan Suara. Seluruh pegawai dan honorer kita akan tetap bekerja membantu penyelenggara pemilu untuk mamastikan data-data kependudukan, khususnya masyarakat yang telah memiliki e-KTP untuk diakomodir hak suaranya,” jelas Ana.

Keputusan untuk tidak libur ini, sambung Ana, merupakan instruksi langsung dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) beberapa waktu lalu, yang salah satunya menjelaskan pada saat hari Pemilu Dukcapil se-Indonesia tidak libur.

“Instruksi Mendagri ini, tujuannya untuk membantu KPU apabila ada yang ingin melakukan validasi data kependudukan. Kalau misalnya ragu, masyarakat bisa langsung melakukan cek kepada kami,” kata Ana.

Selain itu pihaknya juga akan standby 24 jam untuk mengecek NIK dan data kependudukan. Jika data tersebut terbaca oleh server Dukcapil, artinya data kependudukan tersebut valid. Namun kalau tidak, maka data yang dimiliki tersebut tidak valid. “Untuk saat ini kita terus melakukan upaya jemput bola terhadap masyarakat yang belum memiliki e-KTP menjelang Pemilu 2019 ini, kita berharap adanya kesadaran masyarakat akan pentingnya kartu tanda penduduk. Karena sebagai warga negara, kita diwajibkan untuk memiliki data kependudukan,” jelas Ana.

Di sisi lain Ana mengakui bahwa jelang pemungutan suara ini, permintaan akan pencetakan KTP elektronik meningkat drastis. Bahkan selama sepekan terakhir Dinas Dukcapil Kepahiang harus mencetak minimal 200 KTP elektronik setiap harinya.

“Jelang pemungutan suara permintaan akan pencetakan e-KTP sangat tinggi. Ini terjadi sepekan sebelum Pemilu 2019 besok (hari ini, red). Namun demikian untuk rekap hasil keseluruhan yang sudah kita cetak selama bulan ini, saat ini masih dalam penghimpunan pegawai kita,” papar Ana.(sly)

Berita Lainnya

Tiga TPS Terancam Pemungutan Suara Ulang

KEPAHIANG – Sebanyak 3 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kecamatan Kepahiang, terancam melakukan Pemungutan Suara ...

error: Content is protected !!