Sabtu , 24 Agustus 2019
Home / Metropolis / Heri: Tuntaskan Bangunan Smart City

Heri: Tuntaskan Bangunan Smart City

DISOROT: Bangunan Taman Smart City Simpang Lima kembali disorot DPRD kota. (foto: wahyu/rb)

BENGKULU –  Pembangunan taman Kota atau yang lebih dikenal Smart City senilai Rp 3,44 miliar tahun 2016 dan ditambah lagi anggaran pembangunan sekitar Rp. 900 juta tahun 2017 lalu, kembali dipertanyakan DPRD Kota Bengkulu terkait kelanjutan bangunan fisik yang berada di kawasan Simpang Lima Ratu Samban tersebut.

“Ya kita juga heran bangunan itu sebenarnya mau dijadikan apa? Sebab sampai saat ini kelanjutannya pun tidak jelas mau diapakan. Karena kondisinya sekarang sudah kian tak terurus dan makin semrawut saja lihatnya,” kritik Anggota Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Heri Ifzan.

Menurut Heri, bangunan proyek yang dibangun itu menggunakan uang negara jadi satu sen pun harus ada pertanggungjawabannya. Terlebih lagi bangunan yang dikerjakan sampai saat ini tidak dimanfaatkan dengan baik oleh Pemkot. “Seharusnya kalau mau dijadikan taman kota pintar. Pemkot harus segera melengkapi fasilitas yang memadahi. Bukan malah membiarkan kondisinya kian tak terurus itu. Apalagi kondisi tempat itu sering dijadikan tempat anak gepeng dan punk kumpul,” ungkapnya.

Disisi lain lanjut Heri, apabila bangunan itu tak kunjung dimanfaatkan artinya ada kegiatan yang belum terselesaikan, berarti ada yang salah dalam perencanaan dan manajemen pembangunan infrastuktur di Pemerintah Kota Bengkulu.

“Yang jelas kami Komisi II akan terus mengawasi sejumlah proyek yang ada di kota. Setelah itu kelanjutannya Pemkot harus membahas bersama dewan terkait proyek yang tak kunjung dimanfaatkan untuk masyarakat umum,” bebernya.

Senada disampaikan Anggota DPRD Kota Bengkulu lainnya, Iswandi menilai, bahwa bangunan Smart City tersebut sudah seharusnya dimanfaatkan dengan baik oleh Pemkot. Pasalnya bangunan yang menghabiskan uang rakyat yang berjumlah lumayan besar.

“Sebab tempat Smart City itu kawasan strategis dipusat kota. Tentu orang tertuju semua matanya kea rah bangunan itu. Dengan kondisi yang tak terurus sekarang kita melihatnya sangat miiris sekali. Sebaiknya pemkot harus mencari formula khusus untuk memanfaatkan bangunan itu dengan layak,” jelasnya.(new)

Berita Lainnya

Buruh Abadi Makmur Tuntut Gaji UMP

BENGKULU – Sebanyak 50 buruh CV. Abadi Makmur, perusahaan yang bergerak di bidang impor kayu ...

error: Content is protected !!