Sabtu , 20 April 2019
Home / Metropolis / Lahan Tol Masih Didata

Lahan Tol Masih Didata

BENGKULU – Tim persiapan pengadaan lahan jalan tol trase Kota Bengkulu-Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) masih melakukan pendataan kepmilikan lahan yang akan dilalui pembangunan jalan tol. Diperkirakan ada sekitar 219 Warga Terdampak Pembangunan (WTP), namun jumlah ini masih akan diverifikasi kembali oleh tim.

Ketua Tim Persiapan Pengadaan Lahan Hamka Sabri mengatakan tim masih melakukan pendataan awal sekaligus verifikasi di lapangan dengan mengacu pada dokumen perencanaan awal. Dari dokumen perencanaan awal ada 270,98 hektare area (ha) lahan dibutuhkan untuk pembangunan jalan tol trase pertama. Lahan ini harus diverifikasi terlebih dulu baik kepemilikan maupun tanam tumbuhnya. Hasil verifikasi akan menjadi bahan konsultasi publik dengan WTP.

“Masih mendata dan verifikasi yang melibatkan langsung WTP. Untuk memastikan kepemilikan lahan,” ujar Hamka.

Lanjutnya, bila WTP menyatakan persetujuannya maka izin Penetapan Lokasi (penlok) jalan tol yang merupakan output dari tim persiapan pengadaan lahan akan diajukan kepada Gubernur Bengkulu untuk dikeluarkan SK Penlok. Untuk sosialisasi  langsung dengan WTP sudah dilaksanakan di 3 tempat, 8-10 April. “Bisa jadi jumlah WTP yang terdata dengan kita itu berubah, bisa bertambah atau berkurang tergantung hasil di lapangan nanti,” sambung Hamka.

Verifikasi data kepemilikan lahan dilapangan, terang Hamka melibatkan WTP sebagai upaya antisipasi untuk mencegah terjadi polemik. Termasuk bila nantinya ada saling klaim kepemilikan lahan maupun tanam tumbuh. Para WTP akan diminta untuk membuat surat pernyataan yang menyatakan bahwa itu memang benar lahan miliknya, juga dengan menyertakan bukti kepemilikan.

“Ditargetkan akhir April iniverifikasi tuntas, dan SK Penlok keluar Mei. Untuk kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan pembebasan lahan oleh tim lainnya,” jelas Hamka.

Berdasarkan dokumen perencanaan awal, pembangunan tol pertama di Bengkulu diawali dari seksi Taba Penanjung-Bengkulu sepanjang 17,6 km, Simpang Betungan Kota Bengkulu ke Taba Penanjung Kabupaten Benteng membutuhkan luas tanah sekitar 270,98 hektare area (ha). Melalui 1 kota dan 1 kabupaten, 5 kecamatan dan 6 desa 1 kelurahan.

Kecamatan dilewati, yaitu Kelurahan Betungan Kecamatan Selebar Kota Bengkulu, dan selebihnya kecamatan berada di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). Terdiri dari Kecamatan Talang Empat dengan desa yang dilalui yaitu Air Sebakul, Padang Ulak Tanjung, dan Jumat. Kemudian Kecamatan Karang Tinggi dengan desa dilalui yaitu Desa Penanding, Kecamatan Taba Penanjung yaitu Desa Sukarami, dan Kecamatan Semidang Lagan yaitu Desa Lagan. Ditargetkan pembebasan lahan tuntas Juni dan fisik pembangunan jalan tol untuk trase pertama ini bisa dimulai Juli. (key)

Berita Lainnya

Kapolda: Pemanfaatan Gedung Mapolsek Sungai Serut Tunggu Tuntas 100 Persen

BENGKULU – Keberadaan gedung yang direncanakan untuk Mapolsek Sungai serut sudah dilakukan sejak 2 tahun ...

error: Content is protected !!