Kamis , 25 April 2019
Home / Probis / Langkah BI Kurangi Defisit Transaksi Neraca Berjalan

Langkah BI Kurangi Defisit Transaksi Neraca Berjalan

PARIWISATA: Sektor pariwisata diyakini sebagai sumber ekonomi baru untuk mengurangi defisit transaksi neraca berjalan. Salah satu potensi wisata yang layak dikembangkan yakni Pulau Tikus. (foto: komi kendy/rb)

BENGKULU – Bank Indonesia (BI) terus berupaya untuk mengurangi defisit transaksi neraca berjalan. Tentunya dengan menggerakkan sektor-sektor ekonomi untuk menarik devisa. Salah satu wacana yang disampaikan BI yakni dengan menggerakkan sektor pariwisata sebagai sumber ekonomi baru.

Kepala Tim Pengembangan Ekonomi dan Advisory Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu, Rif’at Pasha mengatakan, sektor pariwisata dapat menjadi leading sector yang mampu menarik devisa, sekaligus menggerakan sektor ekonomi lain termasuk mendorong pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Untuk itu, Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu akan fokus mendorong agar pariwisata di Bengkulu bisa berkembang, sehingga bisa mendorong berkembangnya sektor-sektor lainnya termasuk UMKM,” katanya beberapa waktu lalu.

Dalam mengembangkan pariwisata ini, Bank Indonesia juga akan mencoba untuk  bersinergi dengan beberapa agenda program lainnya, seperti elektronifikasi sistem pembayaran. Misalnya pembayaran parkir di tempat-tempat wisata transaksi lainnya yang berkaitan dengan jasa pariwisata. “Kita upayakan hal ini agar aktivitas sistem pembayaran menjadi lebih mudah dan efisien,” paparnya.

Selanjutnya, kata   Rif’at sapaan akrabnya, BI akan mengupayakan agar UMKM juga dapat memperluas pemasaran produknya melalui pemasaran e-commerce. Dalam mencapai target tersebut, lanjut dia, diperlukan sinergi para pemangku kepentingan. Seperti perbankan, instansi swasta dan pemerintah, termasuk di dalamnya mendorong promosi dan kegiatan Meeting, Incentives,  Conference, Exhibition (MICE) instansi-instansi tersebut untuk melaksanakan kegiatan di Bengkulu.

“Serta promosi pariwisata Bengkulu melalui akun-akun media sosial masyarakat Bengkulu. Selain itu juga mempromosikan produk ikonik Bengkulu seperti kain Besurek dan jeruk kalamansi,” tutupnya. (iks)

Berita Lainnya

Mudik Bersama Mobil Honda

Sekaranglah waktu yang tepat untuk  membeli mobil Honda idaman anda yang baru dengan balutan diskon ...

error: Content is protected !!