Rabu , 24 Juli 2019
Home / Daerah / Kepahiang / PSSI Terbentuk, Namun Belum Ada Klub yang Mendaftar

PSSI Terbentuk, Namun Belum Ada Klub yang Mendaftar

LAUNCHING: Pengurus Askab PSSI Kepahiang saat menggelar launching di lapangan Desa Padang Lekat, Kecamatan Kepahiang waktu lalu. (foto : arie/rb)

KEPAHIANG – Sejak dibukanya pendaftaran untuk registrasi klub oleh Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kepahiang pada awal April lalu, hingga saat ini belum ada satupun klub sepakbola yang telah mendaftarkan diri. Hal ini dinilai wajar oleh Ketua Umum Askab PSSI Kepahiang Febrian Iskandar, lantaran masyarakat masih sibuk mempersiapkan perhelatan pesta demokrasi Pemilu 2019.

“Ya belum ada yang mendaftarkan diri. Namun kita tunggu saja, mungkin saat ini masih sibuk dengan persiapan pemilu. Kita bisa memaklumi kondisi yang ada,” jelas Febrian.

Diungkapkan Febrian, dibukanya pendaftaran klub sepakbola di wilayah Kabupaten Kepahiang untuk menjadi anggota Askab, bertujan agar setia klub sepakbola yang ada di Kabupaten Kepahiang bisa memiliki legalitas sebagai anggota PSSI, dan berkesempatan mengikuti berbagai kompetisi yang digelar oleh Askab PSSI Kabupaten Kepahiang.

Febrian menegaskan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan segara mengirimkan surat edaran mengenai persyaratan pendaftaran club. Surat tersebut akan disampaikan kepada camat dan desa kelurahan se-Kabupaten Kepahiang supaya bisa disosialisasikan kemasyarakat.

“Ya nanti edaranya akan kita sampaikan lengkap dengan syarat yang dibutuhkan mendaftarkan. Khusus club wajib legalistas hukum yakni ada akta notaris,” tambah Ketua Askab PSSI Kepahiang Febrian Hendra.

Hendra berharap peran aktif seluruh masyarakat pemilik klub untuk mendaftarkan klub menjadi anggota PSSI. Karena klub-klub yang tidak terdaftar di Askab PSSI Kepahiang nantinya tidak dapat ikut berpartisipasi dalam berbagai kompetisi dan turnamen yang digelar Askab PSSI Kepahiang.

“Kita berpedoman pada statuta PSSI dan FIFA, karena Askab PSSI Kepahiang baru terbentuk maka langkah awal kita melakukan pendataan klub agar bisa terdaftar sebagai anggota Askab PSSI Kepahiang,” ungkapnya.

Selanjutnya, Hendra mengingatkan bagi klub-klub sepak bola yang terdaftar keanggotaan Askab PSSI Kepahiang tidak dibolehkan melakukan perubahan nama dan logo selama menjadi anggota Askab. “Nama dan logo klub harus sesuai dengan apa yang ada di akta, tidak boleh berubah. Nantinya kita juga akan lakukan verifikasi atas setiap klub yang mendaftar,” tuturnya.(sly)

Berita Lainnya

Masih Ada Sekolah Kekurangan Murid

KEPAHIANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kepahiang mengakui tahun ajaran baru 2019/2020 ini masih ...

error: Content is protected !!