Selasa , 16 Juli 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Usai Lebaran, Kopi Sambung Disalurkan

Usai Lebaran, Kopi Sambung Disalurkan

KEPAHIANG – Program kopi sambung yang diinisiasi Pemkab Kepahiang melalui Dinas Pertanian (Distan) sebanyak 300 ribu batang, rencananya akan mulai disalurkan kepada kelompok tani (Poktan) setelah lebaran Idul Fitri mendatang. Hal ini diungkapkan Kepala Distan Kabupaten Kepahiang Hernawan, SPKP Selasa (16/4). Menurutnya, program yang menghabiskan anggaran senilai Rp 1,4 miliar tersebut, saat ini masih dalam tahap peremajaan sebelum akhirnya didistribusikan kepada Poktan penerima bantuan yang telah diseleksi.

“Saat ini masih dalam proses tender dan bibitnya masih tahap peremajaan. Kita perkirakan usia lebaran nantinya, semua bibit sudah bisa kita salurkan kepada poktan yang telah kita seleksi,” kata Hernawan.

Terkait jumlah poktan yang akan menerima bantuan kopi tersebut, Hernawan mengatakan saat ini masih dalam verifikasi, khususnya legalitas dari poktan itu sendiri. Bila berkaca dengan tahun lalu, dari 100 poktan yang mengajukan permohonan Distan hanya mengakomodir 80 poktan. “Karena setiap kecamatan jumlah poktan yang mengajukan berbeda, jadi kuotanya belum bisa kita sebutnya,” ucapnya.

Adapun salah satu persyaratan kelompok tani yang berhak menerima program Kopi Sambung, salah satunya adalah telah terdaftar dan memiliki nomor registrasi yang dikeluarkan oleh Badan Kordinasi Penyuluhan (Bakorluh). Selain itu juga kelompok tani yang berhak menerima program tersebut harusnya yang sudah memiliki legalitas resmi, bukan kelompok tani dadakan yang hanya mengejar program semata.

“Ya sudah banyak proposal yang masuk kepada kita dari kelompok tani. Hanya saja saat ini masih kita lakukan verifikasi. Setelah itu nantinya tim kita akan turun ke lapangan untuk menilai CPCL (Calon Petani Calon Lokasi) dari program ini,” ungkap Hernawan.

Diketahui untuk tahun 2019 ini, Kabupaten Kepahiang mendapatkan dua jenis program Kopi Sambung, yakni dari pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi, dan program pemerintah Kabupaten Kepahiang. Untuk program dari pemerintah pusat, ada sekitar 160 ribu batang Kopi Sambung yang akan dibagikan kepada 100 hektare lahan dan 5 kelompok tani di Kecamatan Seberang Musi.

“Kendati kita sudah memiliki kampung kopi di Kecamatan Kabawetan, namun kita juga butuh dukungan dari kecamatan lain untuk peningkatan produksi kopi kita. Dan tahun ini fokus kita di Kecamatan Seberang Musi, untuk program Kopi Sambung dari pemerintah pusat,” pungkasnya.(sly)

Berita Lainnya

Harga Lada Terjun Bebas

KEPAHIANG – Setelah harga jual kopi yang belakangan semakin menurun, saat ini para petani di ...

error: Content is protected !!