Rabu , 11 Desember 2019
Home / Breaking News / 15 Wajah Baru di DPRD Seluma, Ketua DPRD Kaur Jatah Partai Golkar

15 Wajah Baru di DPRD Seluma, Ketua DPRD Kaur Jatah Partai Golkar

SELUMA – Sebanyak 15 caleg wajah baru berdasarkan hasil perolehan suara Pemilu 2019 untuk DPRD Seluma, dipastikan akan duduk di kursi dewan. Hal ini terlihat dari 80 persen perolehan suara dari rekap C1 yang dilaksanakan saat pleno KPU Seluma di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sabtu (20/4).  “Jika berkaca dari hasil pleno PPK seperti itu, tapi inikan suara masuk masih 80 persen,” kata Ketua KPU Seluma, Sarjan efendi, SE.

Adapun 15 wajah baru yang dimaksud yakni Yeni Hayati, Mulyadi, Herwansyah, Herlian Yanuardi, Yulian Iswandi, Sudi Hermanto, Ahmad Fauzi, Zaimi Tuhib, Iksan, Yozi Aritona, Supani, Nofieriyan Andesca, Hermansyah dan Neri Gustiani dan Wandi. Ke-15 caleg tersebut memperoleh suara sementara yang punya potensi duduk di kursi DPRD Seluma.

“Tapi ini belum pasti, masih banyak tahapan yang harus dilalui. Nanti akan ada penetapan resmi dari kami (KPU Seluma, red) usai semua pleno kita lakukan. Lagi pula suara yang berhasil direkap baru 80 persen,” jelas Sarjan.

Untuk komposisi atau jatah kursi di 4 daerah pemilihan (dapil) yang ada di Kabupaten Seluma, dapil 1 meliputi Kecamatan Seluma, Seluma Selatan, Seluma Barat, Seluma timur dan Kecamatan Seluma Utara mendapat jatah 7 kursi. Dapil 2 meliputi Kecamatan Talo, Ilir Talo dan Kecamatan Talo Kecil dengan jatah 7 kursi. Dapil 3 meliputi Kecamatan Ulu Talo, Semidang Alas dan Kecamatan Semidang Alas Maras dengan jatah 6 kursi, dan terakhir dapil 4 meliputi Kecamatan Sukaraja, Lubuk Sandi dan Kecamatan Air Periukan mendapat jatah 10 kursi. “Total kursi kita masih sama seperti tahun sebelumnya yakni 30 kursi,” kata Sarjan.

Sesuai jadwal untuk pleno tingkat PPK dilaksanakan mulai 18-27 April mendatang. Lalu pada 28 april-1 Mei akan dilakukan pleno tingkat KPU Seluma. Usai semua pleno tersebut dilakukan, baru nantinya KPU Seluma akan mengumumkan nama-nama pemenang atau caleg terpilih dalam pemilu serentak 17 April 2019. “Jadi masih cukup panjang tahapannya, untuk pastinya tunggu nanti kita akan umumkan usai semua pleno kita lakukan,” pungkas Sarjan.

Sementara itu untuk kursi Wakil Ketua I DPRD Kaur, dari hasil perhitungan sementara jatuh kepada PDIP. Dari tiga dapil, PDIP berhasil mendapatkan satu kursi di setiap dapil. Sementara kursi pimpinan dewan lainnya yaitu Wakil Ketua II DPRD Kaur masih belum bisa dipastikan.

“Untuk sementara dari pantuan suara yang masuk hanya Golkar dan PDIP yang sudah ada perwakilannya setiap dapil. Juga berpeluang PBB, namun belum dapat kita pastikan ini hanya data sementara saja yang masuk. Untuk hasil finalnya kita masih tunggu pleno PPK dan KPU Kaur,” kata Kabag Pemerintahan Bambang Tri Irawan  yang juga Ketua Tim Pemantau Pemilu Pemkab Kaur.

Untuk diketahui saat ini kursi ke-10 di dapil I, masih menjadi perebutan antara kursi dua PAN dan kursi pertama PBB. Hanya hasil pleno final PPK dan KPU yang nantinya menentukan. Begitu juga dengan kursi kesembilan di dapil III yaitu antara kursi pertama Demokrat dan kursi ketiga Golkar. Apa lagi saat ini semua parpol mempunyai data hasil C1 yang akan menjadi dasar mereka untuk pleno di PPK dan KPU.

Terkait dengan banyaknya hasil penghitungan saat ini, KPU mengimbau agar parpol dan caleg menunggu hasil penghitungan resmi dari KPU. Mulai dari pleno tingkat PPK dan pleno di tingkat kabupaten nantinya. “Saat ini banyak kita temukan di medsos dan tim dari setiap parpol soal hasil penghitungan mereka soal kursi di DPRD Kaur. Dan itu kita pastikan belum sah. Jadi kita harapkan setiap parpol untuk sabar dan menunggu hasil penghitungan di PPK dan KPU. Makanya data yang ada harus dibuktikan di setiap pleno PPK, kita juga imbau setiap parpol harus hadir dalam setiap pleno PPK,” kata Komisioner KPU Kaur, Irpanadi, S.IKom. (aba/cik) 

Berita Lainnya

Leher Mahasiswi Unib, Wina Mardiani Dijerat dengan Tali Nilon Hingga Tewas

BENGKULU– Hasil otopsi terhadap almarhumah Wina Mardiani (20) mahasiswi Unib yang ditemukan meninggal dikubur persis ...

error: Content is protected !!