Senin , 20 Januari 2020
Home / Metropolis / Gubernur: Jangan Mudah Termakan Hoax

Gubernur: Jangan Mudah Termakan Hoax

TUKAR CINDERAMATA: Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bersama pengurus dari Permabudhi bertukar cinderamata usai pelantikan dan pengukuhan pengurus daerah Permabudhi Provinsi Bengkulu di Gedung Daerah, Sabtu (20/4). (foto : yunike/rb)

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah mengatakan Pemilu 17 April 2019 merupakan momentum pesta demokrasi yang digelar 5 tahun sekali. Untuk itu masyarakat Bengkulu diminta bersabar menunggu keputusan KPU terkait hasil Pemilu lalu dengan tetap menjaga persatuan di tengah perbedaan.

“Kita bersama-sama menjadikan momentum pemilu ini sebagai pesta demokrasi. Siapapun Presiden terpilih nanti diharapkan dapat membawa Indonesia lebih maju dan sejahtera,” ujar Rohidin pada saat acara pelantikan dan pengukuhan pengurus daerah Permabudhi Provinsi Bengkulu di Gedung Daerah, Sabtu (20/4).

Rohidin juga mengimbau agar masyarakat Bengkulu senantiasa bersabar menunggu keputusan KPU terkait hasil pemilu, baik pemilu legislatif maupun pemilu presiden. Sama halnya seperti kehidupan beragama di masyarakat dengan keberagaman agama, dengan keberagamannya ada Islam, Kristen, Budha, Hindu Katolik namun semuanya tetap bersatu menjadi Bhineka Tunggal Ika.

“Tunggu keputusan resmi KPU, jangan mudah termakan isu dan berita hoax,” imbuhnya.

Rohidin juga meminta kepada umat Buddha di Bengkulu untuk terus mendukung program pemerintah bersama umat agama lainnya terutama di Provinsi Bengkulu. Untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Karena pada dasarnya Indonesia ditakdirkan memiliki keberagaman, termasuk dalam hal agama. “Saya kira tidak perlu ada perasaan minoritas. Akan tetapi bagaimana bersama masyarakat beragama lainnya mendukung pembangunan Provinsi Bengkulu,” harapnya.

Ketua Permabudhi Provinsi Bengkulu terpilih Sofian Cahya periode 2019-2023 mengatakan Permabudhi siap mempersatukan umat Buddha khususnya di Provinsi Bengkulu,  dan ikut serta dalam program pemerintah. Permabudhi merupakan wadah pemersatu dari semua Majelis Agama Buddha yang ada di Provinsi Bengkulu dan dengan adanya organisasi ini umat  Buddha diharapkan semakin kokoh, kuat, rukun dan damai.

“Permabudhi berperan serta menanamkan nilai-nilai toleransi antar umat Beragama di Indonesia. Sehingga terbina kerukunan hidup diantara umat beragama di Provinsi Bengkulu,” demikian Sofian. (key)

Berita Lainnya

Kuliah, Jangan Salah Pilih Jurusan

BENGKULU – Faculty Fair kembali diselenggarakan oleh para mahasiswa asal Bengkulu yang berkuliah di Pulau ...