Jumat , 6 Desember 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Bawaslu: Kuncinya di C Plano

Bawaslu: Kuncinya di C Plano

Irsyad

MUKOMUKO – Bawaslu Mukomuko meminta masyarakat tidak heboh, soal adanya oknum yang mengupload ke media sosial, perbedaan angka di lembar penghitungan suara dengan lembar jumlah perolehan suara. Seperti untuk lembar dokumen di TPS 7 Desa Penarik Kecamatan Penarik. Ditegaskan Ketua Bawaslu Mukomuko, Padlul Azmi, SH, bahwa yang menjadi patokan suara yang diperoleh, yakni pada lembar C Plano.

Dinyatakan Padlul, bahwa kejadian perbedaan angka di lembar yang dimaksud, tidak hanya terjadi di TPS itu saja. Bahkan hampir merata ada kejadian demikian di setiap kecamatan di Kabupaten Mukomuko. Namun yang pasti jadi pedoman, adalah lembar C Plano.

“Kami tidak tahu menahu soal yang diupload itu. Rekomendasinya melihat C Plano. Karena memang itu mekanismenya,” tegas Padlul, Selasa (23/4).

Apapun lembar dokumennya, harus disesuaikan dengan C Plano. Termasuk jika Panwascam berbeda data dengan PPK ataupun dengan saksi. Darimanapun mereka mendapatkan data tersebut, tetap harus disesuaikan dengan C Plano.

Pasalnya, C1 atau yang lainnya, hanya salinan. Ketika hal tersebut salinan, tidak menutup kemungkinan terjadi kesalahan dalam pembuatan salinan. Atau dokumen apapun, jika ada keraguan, selain dengan melihat C Plano. Bahkan bisa saja dilaksanakan penghitungan ulang surat suara.

“Ragu saksi, pedomani C Plano, kan C yang lain itu salinan. Kalau salinan, bisa saja terjadi salah. Kalau salah, diperbaiki, menyesuikan dengan C Plano. Kalau C Plano rusak, atau diragukan, maka hitung ulang,” terang Padlul.

Komisioner KPU Mukomuko, Misbahul Amri mengaku heran, adanya yang mengupload lembar yang diragukan tersebut. Pasalnya dari pengecekan pihaknya ke KPPS setempat, sudah tidak ada lagi kejadian demikian. Informasi yang ia peroleh, lembar dokumen yang ada ketidaksesuaian itu, bukan dari KPPS. Tapi oleh oknum pengawas TPS, yang memindahkan data saat KPPS masih tengah sibuk menuntaskan proses pleno.

“Tanda tangan, informasinya diduga dipalsukan. Bahkan penulisan nama ketua KPPS-nya saja ada yang terbalik antara nama depan dengan nama belakangnya. Sudah kita konfirmasi, itu sudah tuntas. Yang benar dan yang sesuai sudah diselesaikan. Bahkan oknum pengawas ini sempat ditanyai polisi,” cerita Misbahul.

Ketua KPU Mukomuko, Irsyad juga memastikan tidak ada persoalan. Apalagi informasinya, hal itu bukan kesalahan dari petugas KPPS. Jika masih ada potensi demikian, maka dipersilakan diselesaikan di tingkat pleno PPK. “Kebenarannya di uji saat pleno PPK. Silakan saja,” singkat Irsyad. (hue)

Berita Lainnya

Perbaikan Atap SPBU Diserahkan Ke BUMD

MUKOMUKO – Ambruknya konstruksi atap SPBU Air Punggur itu menyebabkan aktivitas SPBU terhenti. SPBU itu ...