Jumat , 13 Desember 2019
Home / Daerah / Seluma / Retribusi 5 TPI Belum Dipungut

Retribusi 5 TPI Belum Dipungut

JALAN KOLAM: Penimbunan jalan kolam pelabuhan yang saat ini masih dikerjakan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Seluma. (foto : yayan/rb)

SELUMA – Lima Tempat Pelelangan Ikan (TPI)  yang ada di Kabupaten Seluma saat ini belum dipungut retribusi. Sehingga keberadaannya belum menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Seluma.   Lima TPI tersebut masing-masing berada Desa Talang Alai dan Muara Maras Kecamatan SAM. TPI Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan. TPI Desa Kungkai, Kecamatan Air Periukan dan TPI Desa Pasar Talo, Kecamatan Talo.

Kepala Dinas Perikanan Seluma, Emzaili Hambali, S.Pd mengatakan saat ini semua fasilitas yang diberikan masih bersifat pelayanan, belum dipungut retribusi. ‘’Belum ada yang dipungut, masih gratis. Sehingga belum ada setoran PAD dari TPI ini,’’ ujar Emzaili, kemarin (23/4).

Dijelaskan Emzaili, sudah delapan tahun retribusi ke lima TPI tersebut tidak dipungut retribusi. Karena sebelumnya ada Surat Edaran (SE) Bupati Seluma  yang membekukan pemungutan retribusi TPI tersebut. ‘’Jika ada petugas yang melakukan pungutan, berarti itu pungli,’’ ucap Emzaili.

Kelima TPI tersebut masih aktif beroperasi untuk pelelangan ikan. Untuk itu kata Emzaili, dirinya akan mengusulkan kembali ke Bagian Hukum Setda Seluma agar dapat menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) agar kelima TPI tersebut dapat dipungut retribusinya. ‘’Kita usulkan dulu, jika perbupnya telah ada barulah kita akan pungut retribusi sehingga kelima TPI ini dapat menyumbang PAD bagi Kabupaten Seluma,’’ sampainya.

Sementara itu, untuk TPI baru di Desa Pasar Seluma, telah mulai beroperasi. Hanya saja diperuntukkan bagi kapal kapasitas kecil. Saat ini Dinas Perikanan mulai melakukan  penimbunan jalan kolam pelabuhan, yang nantinya kapal berkapasitas 5 GT bisa merapat.  ‘’Telah dianggarkan dana Rp 130 juta untuk penimbunan jalan ini. Jika jalan ini telah selesai ditimbun, maka kapal yang masuk dapat lebih besar lagi,’’ ujarnya.

Untuk pengerukan alur masuk ke kolam pelabuhan, telah diusulkan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan. Jika diakomodir, maka pengerukan akan dilakukan oleh Dinas Perikanan Provinsi Bengkulu. “Jika alur ini nanti telah dikeruk, maka akan bisa dimasuki oleh kapal berkapasitas 10 GT.  Aktivitas di TPI Desa Pasar Seluma akan meningkat, yang nantinya akan berimbas pada retribusi yang akan kita pungut sebagai PAD Seluma,” demikian Emzaili.(aba)

 

Berita Lainnya

Kasatpol PP Janji Tanggung Jawab

SELUMA – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Seluma, Hadi Sanjaya, SH menyatakan bertanggung ...

error: Content is protected !!