Senin , 20 Mei 2019
Home / Probis / Tambah Wawasan Tentang Kopi di Edu Coffee

Tambah Wawasan Tentang Kopi di Edu Coffee

RACIK KOPI: Barista di Edu Coffee sedang meracik kopi. Selain menikmati olahan kopi pengunjung juga bisa belajar dan mendapatkan banyak wawasan mengenai dunia kopi. (foto: yudi/rb)

BENGKULU – Kopi memang bisa menyatukan orang dan bisa membuat suasana lebih asyik. Kopi adalah minuman yang sangat pas untuk duduk santai sembari berkumpul bersama keluarga, teman, dan khalayak ramai. Kota Bengkulu memiliki banyak tempat untuk menikmati olahan kopi, salah satunya adalah Edu Coffee. Kedai kopi ini berada di lokasi yang strategis di pusat kota yakni di Jl. Soeprapto No. 2 Kelurahan Pengantungan, Kecamatan Ratu Samban.

Pemilik Edu Coffee, Andi Wijaya mengatakan, Edu Coffee sudah berdiri sejak tahun 2015 lalu dan tetap bertahan sampai sekarang. Alasan pengambilan nama Edu Coffee sendiri adalah Edu sendiri merupakan singkatan dari Edukasi yang berarti pendidikan atau pembelajaran. “Pengunjung selain menikmati olahan kopi juga bisa belajar dan mendapatkan banyak wawasan mengenai dunia kopi,” ujar Andi pada RB, Selasa (23/4).

Edu Coffee juga sering mengadakan pelatihan barista agar usaha kopi di Bengkulu dapat lebih banyak lagi, sehingga kopi-kopi Bengkulu dapat dikenal masyarakat luas se-Indonesia bahkan kalau bisa sampai luar negeri. “Edu Coffee merupakan coffee shop pertama di Provinsi Bengkulu yang mengadakan pelatihan barista,” katanya.

Coffee shop ini bertujuan untuk mengangkat kopi khas Bengkulu dengan menyasar pangsa pasar penikmat kopi yang bukan hanya sebagai peminum kopi. Penikmat kopi adalah seseorang yang benar benar menikmati rasa atau taste asli dari kopi itu sendiri tanpa ada campuran gula. Ia juga mengatakan bahwa masyarakat Bengkulu masih banyak yang menikmati kopi dengan tambahan gula atau pemanis rasanya. Untuk itu ia berusaha untuk sebisa mungkin agar masyarakat dapat menikmati kopi tanpa gula.

“Sejak tahun 2015 sampai sekarang Edu Coffee masih bertahan, pangsa pasar yang kami tuju adalah penikmat kopi. Orang yang benar-benar menikmat kopi dengan taste asli dari kopi itu sendiri. Itu karena rasa kopi unik-unik, ada rasa lime, cokelat, spicy, palm sugar, guava dan lainnya tergantung dengan kondisi wilayahnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, selain menyediakan kopi kedai ini juga menyediakan berbagai makanan dan cemilan. Harganya bervariasi, mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 50 ribu. Biji kopinya di-roasting sendiri karena pihaknya membeli biji kopi mentah dan sesuai spek dengan para petani langsung. Nantinya para pengunjung yang datang pun dapat meminta saran kepada para pelayan atau barista untuk menentukan kopi mana yang cocok diminum saat itu dan dengan suasana hati dari pengunjung. “Kami tidak ada menu andalan, soalnya semua kopi itu enak, kembali lagi ke penikmatnya masing-masing,” lanjutnya.

Ia juga mengajak pebisnis coffee shop lainnya untuk bekerja sama sebagai rekan bisnis untuk mengangkat kopi Bengkulu.  Hal itu supaya kopi Bengkulu dapat dikenal dengan pendatang-pendatang dan bisa lolos ataupun bahkan menang di ajang-ajang besar. Untuk itu, ia berharap pemerintah dan para petani dapat menjaga produksi kopi khas Bengkulu. Serta dapat menjaga lingkungan dan kelestariannya karena kondisi lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap cita rasa kopi.

“Bengkulu produsen kopi, untuk masyarakat mulai menjaga lingkungan, keasrian lingkungan, sangat berpengaruh terhadap cita rasa kopi, sinergikan program pemerintah agar hasil dari biji kopi lebih baik lagi,” pungkasnya. (cw1)

Berita Lainnya

Ace Tawarkan Harga Istimewa

BENGKULU – Melanjutkan komitmennya dalam memberikan solusi kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup, Ace kembali ...

error: Content is protected !!