Sabtu , 24 Agustus 2019
Home / Borgol / Ciptakan Kondusifitas Jelang Ramadhan, Polda Gelar Operasi Pekat

Ciptakan Kondusifitas Jelang Ramadhan, Polda Gelar Operasi Pekat

BENGKULU – Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu dan Polres jajaran akan menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) di wilayah kabupaten/ kota se Provinsi Bengkulu. Kapolda Bengkulu Brigjen Pol. Drs. Supratman, MH melalui Kabid Humas AKBP. Sudarno, S.Sos, MH mengatakan jika pihaknya sudah melakukan rapat berkenaan dengan rencana giap Ops Pekat tersebut.  Giat ops pekat yang akan dilangsungkan bertujuan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif menjelang bulan suci ramadan yang jatuh pada 5 atau 6 Mei 2019 mendatang.

Menurutnya, yang menjadi sasaran target dari operasi ini yakni beberapa penyakit masyarakat mulai dari asusila, minuman keras (miras), tempat-tempat hiburan malam dan giat pekat lainnya. “Adapun yang menjadi target operasi ini yakni penyakit masyarakat, bisa minuman keras, tempat-tempat hiburan, warung remang-remang dan sebagainya,” bebernya.

Ops pekat yang dilaksanakan tersebut diharapkan akan membuat situasi dan kondisi di wilayah Polda Bengkulu aman dan kondusif. Umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadhan juga dalam keadaan aman dan nyaman. “Nanti diharapkan pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan berjalan dengan tenang dan nyaman. Masyarakat juga bisa melaksanakan ibadah dengan penuh khidmat,” tambahnya.

Berkenaan dengan hiburan malam apakah akan ditutup selama Ramadhan, Sudarno mengaku jika kewenangan untuk penutupan ataupun pembatasan operasi hiburan malam bukan pada pihak kepolisian, melainkan dari pemerintah daerah (Pemda) karena yang mengeluarkan izin dari hiburan malam tersebut dari Pemda. “Itu bukan kewenangan kepolisian karena pemda yang mengeluarkan izin, kalau mengenai itu silakan ditanyakan ke Pemda langsung,” ujarnya.

Akan tetapi, kata Sudarno, pihaknya akan melakukan penindakan bila di tempat hiburan tersebut melakukan pelanggaran hukum. Misalnya, bila dilarang menjual atau menyediakan minuman keras (miras), namun tempat hiburan malam menyediakannya. Juga terjadi perbuatan asusila dan lainnya. “Kalau ada pelanggaran baru kita melakukan penindakan,” demikian Sudarno. (zie)

Berita Lainnya

Berbagi Pada Sesama, Astra Motor Bengkulu Adakan Donor Darah

BENGKULU– Astra Motor Bengkulu kembali menyelenggarakan kegiatan donor darah rutin 3 bulanan, Jumat (23/8). Kegiatan ...

error: Content is protected !!