Kamis , 22 Agustus 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Jalan Amblas, 2 Kecamatan Terisolir

Jalan Amblas, 2 Kecamatan Terisolir

AMBLAS: Kepala BPBD Benteng, Tomi Marisi M.Si meninjau lokasi jalan amblas di jalur Merigi Kelindang-Merigi Sakti. (foto: fintah/rb)

BENTENG – Jalan menuju Merigi Kelindang dan Merigi sakti amblas akibat hujan yang mengguyur Rabu malam. Dua kecamatan tersebut terancam terisolir. Jalan yang amblas itu merupakan akses terdekat menuju ke dua kecamatan itu. Ketua Ketua Forum Kades Merigi Kelidang, Ujang Jay saat dikonfirmasi mengatakan jalan amblas itu dititik yang sama saat kejadian tahun 2017 lalu. “Kini amblas lagi untuk lokasi yang sama,” jelas Ujang.

Menurut Ujang ini terjadi karena jalan itu jalur mata air. Sehingga diperbaiki juga akan percuma. Saat hujan deras dalam waktu lama, kontur tanah jalan itu akan menjadi lembut. Meskipun sudah dipasang pelapis tebing di sisi, jalan tetap amblas. “Untuk menghidari kejadian terulang lagi, disarankan untuk jalur yang amblas dipindahkan pada titik yang memiliki kuntur tanah yang cukup padat dan keras,” terangnya

Lokasinya juga tidak jauh dari titik jalan yang ambler itu. Namun, untuk itu pemerintah harus mengganti rugi lahan milik warga itu. “Karena kebun warga,” terangnya.

BPBD Benteng, saat mendapatkan laporan, sejak kemarin malam telah memasang garis penanda bahaya di lokasi jalan amblas itu. Supaya pengguna jalan tidak melalui jalur yang amblas. Memang, untuk saat ini jika ingin menuju Lubuk Unen hingga Susup, pengguna jalan harus memutar lebih jauh, melalui Kabupaten Kepahiang. BPD Benteng juga sudah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Bengkulu. Karena jalan yang amblas itu milik provinsi.

“Petugas bersama masyarakat standby di titik jalan amblas. Mengingatkan pengguna jalan supaya tidak melalui jalur yang menjadi titik bencana,” terang Kepala BPBD Benteng, Tomi Marisi M.Si.

Tomi juga mengingatkan lima titik jalan di Benteng juga rawan longsor. Meskipun dalam skala kecil tetap harus diwaspadai.

“Jalur Merigi Kelidang dan Merigi Sakti yang rawan longsor juga telah diberi tanda bahaya,” demikian Tomi.

Lokasi jalur yang amblas kemarin juga langsung ditinjau oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu. Hasil koordinasi di lapangan jalur akan secepatnya diperbaiki. Atau juga bisa dialihkan dengan mebuka jalur baru yan lebih aman. Yakni dibagian lahan warga yang masih menjadi lokasi perkebunan.(vla)

Berita Lainnya

7.600 Hektare Lahan Pertanian Kekurangan Air

BENTENG – Sekitar 7600 hektare lahan pertanian di Kabupaten Benteng saat ini kekurangan air karena ...

error: Content is protected !!