Minggu , 26 Mei 2019
Home / Berita utama / Pertarungan Sengit Incumbent

Pertarungan Sengit Incumbent

Perkiraan Caleg DPRD Provinsi

BENGKULU – Perebutan kursi DPRD Provinsi Bengkulu berlangsung sengit. Incumbent berusaha keras mempertahankan kursi empuknya di gedung legislative tersebut. Kehadiran pendatang baru dalam kontestasi tersebut membuat para incumbent harus bekerja keras. Rekapitulasi sementara perolehan suara DPRD Provinsi Bengkulu, sejumlah incumbent diprediksi bertahan melanggengkan kursinya lima tahun kedepan.

Di Dapil Mukomuko, politisi senior Partai Demokrat Ir. Muharamin mampu mempertahankan kursinya di DPRD Provinsi Bengkulu. Perolehan suara Muharamin menempatkan dia di posisi ketiga dari empat kursi yang diperebutkan. Namun nasib koleganya sesama anggota DPRD Provinsi Bengkulu periode 2014-2019 dari Dapil Mukomuko tak semanis yang dialami Muharamin. Yulia Susanti dari PPP, kemudian Inzani Muhammad dari PAN dan kursi PDI Perjuangan yang diduduki Susilawati juga diprediksi akan bergeser.

Sementara itu, tiga kursi lainnya dari Dapil Mukomuko berhasil diambil oleh Ir. Renjes Zaetheddy  dari PKB. Kemudian kursi keempat direbut oleh Fitri dari Gerindra. Kursi pertama diambil oleh Badrun Hasani yang baru saja pindah ke Partai Golkar dari Partai PAN. Sedangkan di Dapil Seluma, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Sri Rejeki dari PDIP dan Ketua Komisi III Junaidi, SP dari Gerindra berhasil mempertahankan kursinya. Tiga kursi sisa berhasil diambil oleh Billy Dwitara dari PAN, kemudian Mega Sulastri dari Golkar dan terakhir A. Salim dari Demokrat.

Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kepahiang juga diprediksi akan melenggang ke DPRD Provinsi Bengkulu. Diantaranya adalah Edwar Samsi dari PDI P. Edwar dari rekapitulasi suara sementara berhasil meraih 9.998 suara. Kemudian nama anggota DPRD Kepahiang lainnya, Rica Denis juga akan melenggang ke Padang Harapan dengan 6.256 suara. Kursi ketiga diprediksi akan diraih oleh Ramli dengan perolehan suara 4.745 suara. Kemudian kursi keempat diraih oleh Edi Sunandar dari NasDem. Meski begitu, peta suara di Kepahiang bisa berubah sampai rapat pleno di KPU Kepahiang. Salah satu caleg, Firdaus Djailani bisa berpeluang menempati urutan keempat.

Dapil Bengkulu Utara (BU)-Benteng juga terjadi pertarungan sengit, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Iksan Fajri diprediksi masih akan duduk periode 2019-2014. Iksan politisi PDI-P tersebut mendapatkan perolehan suara tinggi di BU-Benteng. Kemudian Mantan Bupati BU, Imron Rosyadi juga diprediksi akan melenggang ke DPRD Provinsi Bengkulu. Kemudian ada nama Sujono dari PKS, Tantawi Dali dari Nasdem, Edi Ramli dan Gerindra, dan Yurman Harmedi. Adapula dari PAN, Rama Eka Putra. Namun prediksi ini akan terus berubah. Karena rekapitulasi suara dari BU dan Benteng belum 100 persen.

Di Dapil BS-Kaur, diprediksi Samsu Amanah dari Golkar juga akan lulus ke DPRD Provinsi Bengkulu. PDI Perjuangan terjadi pertarungan sengit antara Yevri Sudianto dan Helmi Paman. Kemudian dari Demokrat juga diprediksi akan lulus (lihat grafis).

Perolehan suara dari masing caleg dan parpol ini akan terus bergerak. Sebab dibeberapa Dapil terjadi pemungutan suara ulang (PSU), karena terjadi pelanggaran administrasi di beberapa TPS. Sehingga  perolehan suara ini akan terus fluktuatif. Finalnya nanti saat KPU Provinsi Bengkulu memplenokan perolehan suara pemilihan DPRD Provinsi Bengkulu tersebut.

Sementara itu Ketua DPD PKB, Provinsi Bengkulu Herliardo mengatakan  mereka masih fokus pada tahapan pleno rekapitulasi perolehan suara di tingkat PPK. “Kami masih konsen ke sana,” terangnya.

Sejauh ini kader PKB telah berusaha keras dalam menghadapi pemilu 2019 tersebut, melakukan sosialisasi di masing-masing wilayah pilihnya. “Insya Allah,” katanya.

Komisioner KPU Provinsi Bengkulu, Darlinsyah mengatakan KPU masih menunggu hasil rekapitulasi perolehan suara. Untuk alurnya 18 April sampai 4 Mei rekapitulasi di tingkat kecamatan, kemudian di tingkat provinsi dan kabupaten kota rekapitulasi perolehan suara dilakukan sejak 22 April hingga 12 Mei, kemudian di tingkatan nasional dilakukan 25 April 22 Mei. “Ini alur rekapitulasi perolehan suaranya,” singkat Darlinsyah.

Nasdem Pimpin DPRD Benteng

Partai Nasional Demokrat (Nasdem) saat ini masih memperoleh suara terbanyak untuk pemilihan DPRD Benteng. Saat ini suara Nasdem sudah mencapai 12,3% dari jumlah DPT Benteng sebanyak 82.123. Untuk posisi kedua ada Gerindra denfan 11,06%, ketiga PDIP dengan 11,04% dan Golkar 10,01%. Jika peringkat ini tidak berubah, maka Nasdem diprediksi akan mendapatkan hak untuk posisi Ketua DPRD Benteng.

Waka I dari Gerindra dan Waka II dari PDIP. Ketua KPU Benteng, Drs Brotoseno saat dikonfirmasi mengatakan proses penghitungan suara masih belum selesai. Meskiupun beberapa PPK sudah menyelesaikan pleno, namun belum masuk ke entry data dui KPU Benteng.

“Petugas entry data masih terus melakukan pemasukan data terbaru berdasarkan pleno PPK,” jelasnya.

Proses pleno tingkat PPK ini akan berakhir sesuai jadwal pada 4 Mei mendatang. Namun, Brotosenio memastikan seluruh pleno PPK sudah selesai dalam waktu satu atau dua hari kedepan. “Beberapa PPK seperti Talang Empat, sudah menyelesaikan plenonya,” ujarnya.

Berdasarkan peringkat perolehan suara, saat ini masih dalam bentuk gabungan suara partai. Sementara, untuk suara perseorangan masih belum bisa dipastikan, karena proses entry data belum selesai dan maish menunggu hasil beberapa pleno tingkat PPK tersebut. Meskipun sudah ada yang mausk, namun baru sebatas data awal saja.

Sementara, untuk data dari perolehan suara global untuk DPRD Provinsi, PDIP masih tertinggi yakni dengan 11,07%. Diikuti PPP 10,08%, Golkar 10,05%, PKS 8,01% dan Gerindra dengan 7,09 %. Namun, untuk DPRD provinsi ini, Benteng masih bergabung dengan Kabupaten Bengkulu Utara (BU) untuk perebutan kuris ke DPRD Provinsi Bengkulu.

Untuk DPR RI, Golkar saat ini masih tertinggi di Kabupaten Benteng. Diikuti PDIP, Gerindra, Nasdem dan PAN. Sementaar untuk perolehan suara di Pilpres, sudah mendekati final yakni pasangan Capres )1 atas nama Jokowi, H Ma’ruf Amin memperoleh 34.633 (48,53%), dan pasangan Capres 01 atas nama Prabowo-Sandi memperoleh 36.749 (51,48%).

Untuk keputusan final nanti dan resmi berdasarkan pleno Kabupaten Benteng yang akan dilaksanakan oleh KPU Benteng.

14 Dewan Wajah Baru

Kendati belum final dan masih menunggu hasil pleno dari PPK dan KPU yang saat ini sedang dalam proses. Namun untuk nama-nama dewan yang diperkirakan masuk berdasarkan hasil perhitungan suara melalui situng KPU Kaur. Dari 25 anggota DPRD Kaur yang ada saat ini 14 orang dipastikan adalah wajah-wajah baru.

Sementara 11 orang lainnya adalah wajah lama. Tidak hanya itu saja, pada tahun 2019 ini semua pimpinan dewan untuk sementara diprediksi akan berganti semua. Baik itu dari ketua DPRD Kaur hingga wakil ketua I dan II nantinya. Dari 11 orang wajah lama, dua di antaranya anggota dewan periode 2014-2019 yang mundur karena loncat partai yang kembali terpilih lagi.

Beberapa dewan yang masih bertahan, adalah Najamudin, Maharda Kurnian, Didi Aprianto, Rahmatin Hidayat, Lias Nawati. Kemudian Baswidan, Darhan, Rolan dan Deny Setiawan satu lagi Samsu Amanah yang diprediksi jadi dewan Provinsi Bengkulu. Sementara dua lainnya yaitu Z Muslih dan Samsul Pajri yang berhenti karena PAW lantaran pindah parpol kembali terpilih dengan parpol baru.

“Alhamdullilah kita terpilih lagi di dapil II, ini semua tidak lepas dari dukungan keluar, teman dan warga Maje dan Nasal. Sehingga bisa terpilih kembali di pemilu 2019 ini,” kata Z Muslih dari PBB kepada RB.

Sementara itu beberapa dewan yang kembali maju namun tidak terpilih lagi sementara waktu ini adalah Abdul Hamid dan Juraidi. Keduanya masih menunggu hasil pleno, karena suara kedua parpol mereka hanya hitungan jari selisih dengan suara parpol lainnya.

Kemudian Djamian Khatmir, Juhnan Hadi, Riduan Supardi, Meridian Taher, Riri Afrianto, Jailani Tabran, Lisminiarti dan Hj Netty. Sementara Edwar Benny dan Mudianto yang maju DPR provinsi juga gagal. Kendati demikian KPU Kaur masih tetap akan menunggu hasil pleno PPK dan KPU sebelum mengumumkan siapa saja nama dewan terpilih.

“Siap yang duduk yang pasti kita tunggu saja hasil pleno di PPK dan KPU. Untuk saat ini masih dalam proses, siapa pun yang terpilih nanti dan tidak harus menerima dengan lapang dada,” singkat anggota KPU Kaur Radius singkat. (del/cik/vla)

Berita Lainnya

Derma AHASS untuk Bengkulu Tengah

BENGKULU – Dalam Bulan Suci Ramadhan yang penuh berkah, Astra Motor Bengkulu kembali membagi-bagi berkat ...

error: Content is protected !!