Jumat , 20 September 2019
Home / Liputan Khusus / Provinsi Bengkulu Kaya Potensi Panas Bumi

Provinsi Bengkulu Kaya Potensi Panas Bumi

 

PROVINSI Bengkulu memiliki kekayaan alam yang melimpah terutama di sektor panas bumi. Salah satunya panas bumi yang ada di Hulu Lais-Tambag Sawah – Lebong Simpang. Secara umum dan kenampakan di lapangan Potensi Panas Bumi di Provinsi Bengkulu berada di lima kabupaten. Yakni Kabupaten Lebong, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Kepahiang dan Kabupaten Seluma.

Panas bumi di Hulu Lais sudah ditetapkan melalui SK nomor 2067/K/30/MEM/2012 dengan luas luas 289.300 ha. Yang terhadap di  Kabupaten Lebong. Dinyatakan Operator Pertamina sejak 1 Januari 2017 beralih ke PT Pertamina Geotermal Energi (PGE).  Potensi Panas Bumi di Kabupaten lebong berdasarkan Survey Pertamina tahun 1994/1995 terdapat di tambang sawah sebesar 173 MWE, Gedang Hulu Lais sebesar 650 MWE dan Bukti Daun 250 MWE. Potensi panas bumi di kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang (WK Panas Bumi Kepahiang) berdasarkan Survey Badan Geologi, KESDM tahun 2010 memiliki potensi sebesar 180 MWE.

Untuk WKP Hulu Lais sudah ditetapkan melalui SK WKP nomor 2067 K/MEM/2012 tanggal 18 Juni 2012 dengan luas lahan 289.300 yang terletak di Kabupaten Rejang Lebong, Lebong Bengkulu dengan status Eksploitasi.  Daerah Prospek Bukit Daun – HuluLais terletak diLokasi Kawasan Hutan Lindung Bukit Gedang Hululais dan Pengandang Kabupaten Lebong dan Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Akses jalan masuk menuju lokasi melewati Desa Air Bening dan Babakan Baru, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong.

Kegiatan pengusahaan  Panas Bumi Area Hulu Lais Kabupaten Lebong tersebut terbagi atas, pengembangan yang dilakukan oleh Pertamina Geothermal Energy (PGE), rencana dibangun PLTP sx55 mega waat (MW). PT PGE menyediakan uap kemudian PT PLN membangun pembangkit listrik (PLTP) rencana COD unit 1 di tahun 2021 mendatang.

Menuju ke lokasi sangat mudah. Dari Jakarta berangkat menggunakan pesawat menuju Bengkulu mendarat di Bandar Udara Fatmati Soekarno, lalu dilanjutkan perjalanan darat dari Bengkulu ke arah timur laut melewati Curup, dilanjutkan dengan perjalanan ke arah barat laut menuju lokasi, dengan jarak tempuh sekitar 130 km.  Dengan eksploitasi dan pemanfaatan panas bumi menjadi  tenaga litsrik, nantinya Bengkulu akan surplus listrik. Stok listrik yang dihasilkan bisa disitribusikan ke gardu induk interkoneksi untuk dialirkan memenuhi kebutuhan listrik provinsi tetangga. (del)

 

Berita Lainnya

Masuk Top Event Nasional

FESTIVAL Bumi Rafflesia merupakan Event tahunan skala internasional yang telah masuk sebagai salah satu Top ...

error: Content is protected !!