Minggu , 21 Juli 2019
Home / Breaking News / Pesona Bengkulu

Pesona Bengkulu

PROVINSI Bengkulu memiliki potensi wisata yang begitu luar biasa, tersebar di 10 kabupaten kota. Baik itu wisata alam, sejarah, budaya dan wisata kulinernya. Keindahan alam Bengkulu ini menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan. Seiring dengan program Wonderful Bengkulu, Pemprov Bengkulu berusaha menjadikan destinasi wisata Provinsi Bengkulu ini
terkenal. Sehingga tingkat kunjungan wisata yang ada di Bengkulu menjadi meningkat.

Di Kota Bengkulu sendiri banyak terdapat destinasi wisata yang bisa membuat pengunjung berdecak kagum, melihat pesonanya. Seperti Pantai Panjang yang menjadi destinasi wisata unggulan. Kemudian ada Danau Dendam Tak Sudah (DDTS), sebuah danau yang berada di tengah kota. Selain itu, ada wisata sejarah Benteng Inggris yang berdiri kokoh Fort
Marlbrough. Benteng ini menandakan kekuasan penjajah Inggris di Bengkulu di masa silam.

Selain itu ada rumah pengasingan Bung Karno, Presiden RI pertama saat diasingkan oleh Belanda pada masa pergerakan kemerdekaan. Kemudian ada rumah ibunegara pertama Fatmawati, yang merupakan ibu kandung Mantan Presiden RI Megawati. Berkunjung ke wisata ini, akan menceritakan bagaimana sejarah perjuangan warga Bengkulu dalam merebut kemerdekaan.

Di Kota Bengkulu juga digelar Tabut yang merupakan wisata budaya tingkat nasional. Tabut mampu menyedot ribuan pengunjung lokal maupun luar wilayah. Untuk menyaksikan keragaman budaya yang ada di Bengkulu, yang dipentaskan selama pagelaran budaya tersebut.

Bukan itu saja, kekayaan alam lainnya tersebar di 9 kabupaten lainnya. Sebut saja, di Bengkulu Tengah, yang merupakan endemik bunga Rafflesia. Kemudian di Bengkulu Selatan ada sungai Air Manak, Bengkulu Utara ada keindahan alam Pulau Enggano, Air terjun dan lainnya. Kabupaten Kaur terkenal dengan wisata lautnya yang kaya dengan Gurita, Kepahiang
dengan wisata perbukitannya, kemudian Mukomuko ada Danau Nibung yang berada di tengah kota. Kemudian Rejang Lebong ada beragam wisata mulai air panas, Bukit Kaba dan wisata taman bunga. Serta Lebong, yang memiliki wisata air panas dan wisata olahraga arung jeram.

Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA mengatakan, untuk memperkenalkan desitinasi wisata itu, Pemprov Bengkulu sudah melaunching agenda event wisata 2019. Dimana satu kabupaten akan ada satu event besar. Sehingga tahun 2020 nanti sudah terbentuk satu event besar wisata di tingkat kabupaten. “Kita membuat koneksitas wisata dalam bentuk agenda event di lokasi wisata yang tersebar di setiap kabupaten kota,” terangnya.

Adapun calender event 2019 Provinsi Bengkulu adalah Sport Tourism of Bencoolen. Dalam event ini ada beberapa kegiatan yang digelar, yakni Tour De Bencoolen, kemudian Rifle Shoot Open Tournament, Marathon Kids dan Bencoolen City Run. Kegiatan ini dilaksanakan di Pantai Panjang, 26-30 Juni 2019.

Kemudian festival Bumi Rafflesia, terdiri dari kegiatan Bencoolen DHOL Attraction, Bencoolen Etnic Carnaval, Bencoolen Arts And Culture Festival, Bengkulu Inafact Fair, Festival Kopi Bengkulu dan NGE Trail Wonderful Bengkulu, kegiatan ini diselenggarakan di Sport Center, 18 sampai 22 Juli 2019.

Kemudian Festival Tabut dengan kegiatan Prosesi Ritual Tabut, Lomba Ikan-Ikan, Lomba Telong-Telong, Lomba Tokok Dol, serta Pagelaran Seni dan Budaya. Kegiatan ini akan digelar di Lapangan Merdeka, 31 Agustus – 9 September 2019 nanti.

Kemudian Bencoolen International Marine Festival, dalam kegiatan ini akan diisi dengan Konfrensi Kopi Bengkulu, Sea Culinary Festival, Chinatown Festival, Kampoeng Komunitas Bencoolen, Fort Marlbrough Art And Culture Festival. Kegiatan ini juga digelar di Fort Malbrough.

Untuk agenda festival di kabupaten juga sudah disiapkan Pemprov Bengkulu. Di Bengkulu Tengah digelar festival Truly Rafflesia yang sudah digelar 23-23 Februari lalu, kemudian di Bengkulu Selatan sudah digelar Festvial Ayik Manna 9-10 Maret 2019 lalu, kemudian di Bengkulu Utara ada Enggano Fiesta yang sudah digelar 28-29 Maret 2019 lalu, di Kaur akan digelar Festival Gurita yang akan dilaksanakan 28-29 Juni mendatang. Di Seluma digelar festival Bimbang Bebalai yang akan digelar 9-10 Agustus, Kepahiang ada Mountain Valley Festival yang digelar 10-15 September, kemudian Mukomuko ada Festival Danau Nibung yang akan digelar 5-6 Oktober. Kota Bengkulu ada Festival Kain Basurek 11-12 November
2019, kemudian Rejang Lebong ada Garden Flower Festival yang dilaksanakan 20-21 November, kemudian terakhir Lebong ada River Lake Festival yang dilaksanakan 14-15 Desember.

Dia mengatakan, pembangunan titik nol pariwisata dengan membangun destinasinya melalui event. Dengan tujuan untuk mengenalkan wisata Bengkulu sehingga orang tahu kalau Bengkulu memiliki wisata yang memukau. Baru di tahun kedua dan ketiga melakukan promosi tour secara integrasi ke lokasi-lokasi wisata tersebut. “Kita baru pada posisi
menawarkan paket,” terangnya.

Sehingga tahun 2020, kalender event Bengkulu menjadi matang. Seperti dirancang ada lima di level provinsi dan ada masing-masing satu di 10 kabupaten kota. “Ini permanen, ini akan menjadi event baru pariwasata,” terangnya.

Salah satu kendala pengembangan wisata saat ini adalah harga tiket pesawat yang tinggi. Namun ini merupakan permasalahan nasional. Bukan hanya destinasi wisata Bengkulu saja yang memiliki problem dengan ini. Tetapi juga provinsi yang sudah matang destinasi wisatanya juga memiliki problem yang sama. “Namun ketika ini nasional maka akan muncul
keseimbangan baru, dalam sistem ekonomi seperti itu,” tutupnya.(del)

Berita Lainnya

Beliung : Beli Untung Sepeda Motor Honda

BENGKULU – Beli Untung Sepeda Motor Honda merupakan program yang ditujukan untuk konsumen setia Honda ...

error: Content is protected !!