Sabtu , 20 Juli 2019
Home / Daerah / Curup Pos / Sarankan Suluk jadi Agenda Resmi

Sarankan Suluk jadi Agenda Resmi

SULUK: Peserta pengajian Tasawuf Tharekat Naqsabandiyah dalam acara pembukaan kegiatan suluk gelombang pertama Rabu (8/5) malam lalu di Desa Suka Datang Kecamatan Curup Utara.(foto: wanda/rb)

CURUP UTARA – Secara resmi, kegiatan Suluk gelombang pertama di Gedung Pelatihan Rohani Pengajian Ilmu Tasawuf Tharekat Naqsabandiyah Desa Suka Datang Kec Curup Utara, sudah dimulai sejak Rabu (8/5) malam lalu. Kegiatan dibuka resmi Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM H. Muslih. Kegiatan suluk ini sendiri diikuti setidaknya 684 peserta dari berbagai daerah luar Provinsi Bengkulu.

Dalam kesempatan tersebut, Muslih menyampaikan, kegiatan suluk diharapkan kedepan bisa menjadi agenda rutin dan resmi Provinsi Bengkulu setiap tahunnya. ‘’Karena kita melihat perkembangan dan minat masyarakat untuk mengikuti kegiatan Suluk cukup tinggi. Serta tiap periode terus mengalami peningkatan yang baik,’’ kata Muslih.

Apalagi kegiatan ini, sambung H. Muslih, tergolong bersekala nasional karena diikuti oleh jamaah dari seluruh Indonesia. Bahkan di Provinsi Bengkulu tidak hanya di Rejang Lebong saja. ‘’Kegiatan suluk ini kita nilai positif. Apalagi diselenggarakan pada bulan puasa, dimana akan mendapatkan pahala yang berlipat. Peserta diharap menjaga fisik dan mengontrolkan diri di klinik kesehatan yang sudah disediakan panitia Suluk,’’ imbuh Muslih.

Sementara itu, Ketua Umum Pengajian Tareqat Naksabandiyah RL Kemas Rezi Susanto mengungkapkan, peserta pengajian ilmu tasawuf tarekat Naqsabandiyah pada tahun  mencapai 684 orang. Rinciannya 259 peserta perempuan dan 425 orang peserta laki-laki. Mereka berasal dari berbagai wiilayah nusantara, mulai dari Provinsi NTT, NTB, Jatim, Jateng, Jabar, Sumsel maupun dari kabupaten tetangga.

‘’Padahal pada awalnya panitia hanya menargetkan 650 peserta untuk gelombang pertama ini. Tapi ternyata peserta mencapai 684 orang dan tetap bisa kita tampung. Di Desa Suka Datang ini memang merupakan Gedung pusat ilmu tasawuf dan merupakan gedung utama pengajian ilmu Tasawuf Tareqat Naksabandiyah,’’ terang Kemas.(dtk)

Berita Lainnya

Belum Tetapkan Tsk Laka Maut

CURUP – Satuan Lalulintas (satlantas) Polres Rejang Lebong (RL) saat ini belum menetapkan tersangka dalam ...

error: Content is protected !!