Sabtu , 20 Juli 2019
Home / Daerah / Lebong / Lelang Mobnas Masih ‘’Abu-abu’’

Lelang Mobnas Masih ‘’Abu-abu’’

VERIFIKASI: Tim Penghapusan Aset Pemkab Lebong tengah meninjau kondisi mobnas yang akan dilelang. (foto: aris/rb)

PELABAI – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong melelang 92 unit mobil dinas (mobnas), terancam batal. Kalaupun tetap dilelang, besar kemungkinan tidak terakomodir seluruhnya. Soalnya dari 92 unit yang diusulkan 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jajaran Pemkab Lebong, hanya 75 yang diserahkan ke Tim Penghapusan Aset Pemkab Lebong.

Itupun belum jelas berapa unit yang dinilai layak untuk dilelang karena hasil kajian tim Konsultan Jasa Penilaian Publik (KJPP) akan dirapatkan terlebih dahulu oleh tim penghapusan aset. Soalnya untuk unit yang kondisinya rusak berat, baik bagian mesin maupun bodinya tidak akan dilelang karena tidak akan laku. Satu-satunya jalan dijual dengan cara ditimbang sesuai harga pasaran benda rongsokan.

Kabid Aset, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lebong, Rizka Putra Utama, M.Si mengatakan, pihaknya belum memutuskan berapa unit mobnas yang akan dilelang karena belum ada rekomendasi dari tim penghapusan aset yang diketuai Asisten III, Sumiati, SP, MM. Penilaian kelayakan lelang tidak hanya terkait usia kendaraan. Syarat ekonomis dan manfaat juga diperhitungkan. ‘’Kalau biaya perawatan dan operasionalnya tidak sesuai dengan manfaat yang didapat, maka lebih baik dilelang,’’ ujar Putra.

Termasuk persyaratan yuridis. Aset bergerak yang hendak dilelang harus terjamin surat-suratnya sehingga tidak menimbulkan permasalahan hukum. Justru itu pihaknya meminta OPD pemegang Kartu Inventaris Barang (KIB) yang belum menyerahkan unit mobnasnya juga menyertakan dokumen dan surat-surat kelengkapan kendaraan.

‘’Kalau STNK (surat tanda nomor kendaraan, red) atau BPKB (buku pemilik kendaraan bermotor, red) hilang, bagaimana mobnas itu bisa dilelang oleh Pemkab Lebong,’’ terang Putra.

Sementara untuk mobnas yang belum diserahkan OPD, Putra pastikan pihaknya telah mengusulkan agar mobnas itu tetap disertakan dalam lelang. Pertimbangannya, jika tidak dilelang dikhawatirkan aset tersebut akan semakin tidak terawat sehingga menambah panjang daftar aset terbengkalai.

‘’Selain itu, mobnas yang terbengkalai jelas akan memberatkan keuangan Pemkab Lebong karena pajaknya tetap harus dibayar,’’ tutur Putra.

Namun belum bisa dipastikan usulan itu disetujui atau tidak oleh tim penghapusan aset. Soalnya Ketua Tim Penghapusan Aset Pemkab Lebong, Sumiati, SP, MM belum bisa dikonfirmasi. Begitu juga Penjabat (Pj) Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lebong, Drs. Dalmuji Suranto.(sca)

Berita Lainnya

Listrik Gratis Untuk Warga Miskin

PELABAI – Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong akan memberikan bantuan berupa pemasangan jaringan listrik ...

error: Content is protected !!