Minggu , 25 Agustus 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Warga Merasa Ditipu Pengusaha

Warga Merasa Ditipu Pengusaha

ARGA MAKMUR – Perwakilan warga dan Kepala Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih bertemu langsung Bupati BU, Ir. H. Mian di ruang kerjanya,Senin (13/5). Pertemuan ini membahas pembagian lahan desa pada masyarakat seluas 374 hektare (Ha) yang sebelumnya dikuasai pengusaha yang memegang Izin Pemanfaatan Kayu (IPK).

Kades Lebong Tandai, Supriadi mengaku merasa tertipu. Diam-diam perusahaan memperpanjang IPK yang seharusnya sudah habis. Sedangkan masyarakat berharap IPK perusahaan habis maka masyarakat bisa segera mengambil lahan yang memang hak masyarakat tersebut. “Kami terkejut lantaran  saat ini sudah ada IPK baru yang habis Januari 2020,” katanya.

Warga berharap Pemkab BU melalui bupati bisa mendesak Pemprov Bengkulu untuk lebih dulu berkoordinasi dengan masyarakat. Lahan tersebut sudah diserahkan pada masyarakat namun terkendala IPK yang diperpanjang. “Kalau memang mau diperpanjang, kita minta pemegang IPK segera bekerja. Karena mereka hanya memegang izin untuk kayu, silakan ambil kayunya, kami butuh lahannya,” tegas Supriadi.

Asisten III Pemkab BU, Ramadanus, SE mengaku tidak mengetahui IPK tersebut diperpanjang. Hal ini karena kehutanan menjadi kewenangan provinsi termasuk perizinan. “Kita akan berkoordinasi dengan Pemprov dan menyampaikan keluhan masyarakat tersebut,” katanya.

Dalam rapat sebelumnya Pemkab BU sudah memutuskan meminta pemegang IPK membebaskan lahan yang sudah digarap atau diambil hasil kayunya pada masyarakat. Perusahaan juga memiliki beban membuatkan sertifikat. “Namun nyatanya keluar izin baru. Jadi akan kita koordinasikan lebih dulu,” terang Ramadanus.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Nasional (KPN) BU, Elfi Ritamsi, SH, MH menjelaskan KPN tidak bisa mengeluarkan sertifikat lahan baru milik masyarakat jika lahan tersebut masih dalam status HGU atau IPK. “Jika IPK sudah berakhir, baru kita bisa membuatkan sertifikat baru. Tidak mungkin ada dua kepemilikan dalam satu lahan,” bebernya.(qia)

Berita Lainnya

Lelang Jabatan Sepi Peminat

ARGA MAKMUR – Hingga saat ini belum ada pelamar yang menyerahkan berkas untuk mengikuti lelang ...

error: Content is protected !!