Sabtu , 21 September 2019
Home / Metropolis / Dana Kelurahan Dicairkan Setengah

Dana Kelurahan Dicairkan Setengah

Suimi Fales

BENGKULU – Kabar gembira bagi pihak Kelurahan se-Kota Bengkulu. Dana Kelurahan untuk 67 kelurahan di Kota Bengkulu dengan total dalam APBD Kota Bengkulu sebesar Rp 23,58 miliar yang ditunggu-tunggu sudah turun. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bengkulu, Ir. Arif Gunadi.

Arif mengatakan, pencairan dana kelurahan tahap awal ini dilakukan setengah pembayaran sesuai dalam aturan PMK Nomor 187/PMK.07/2018 tentang Tata Cara Penyaluran Dana DAU Tahun Anggaran 2019. “Untuk tahap awal memang setengah pembayaran sesuai aturannya. Artinya tiap kelurahan itu mendapatkan sekitar Rp 176 juta dulu dari total dana kelurahan masing-masing Rp. 325 juta,” kata Arif.

Menurut Arif, mekanisme pencairan dana kelurahan tersebut ada di bagian perencanaan Bapelitbang dan tiap kelurahan yang ada. Usulan untuk pencairan disampaikan ke Badan Pengelolaan Keuangan, kemudian akan segera memproses pencairan tersebut. “Jadi kita mengimbau kepada masing-masing kelurahan dalam penggunaan dana kelurahan ketika cair harus sesuai dengan petunjuk pelaksana dan teknisnya yang sesuai dengan aturan yang berlaku,” terangnya.

Perlu diketahui bahwa teknis penggunaan dana kelurahan tersebut itu, dijelaskan Arif, bisa digunakan untuk pembangunan dan pengembangan sarana dan parasana dilingkungan pemukiman. “Seperti jalan poros kelurahan dan  transportasi, lalu sarana prasarana kesehatan seperti pembangunan MCK, pos pelayanan terpadu, dan sarana kebudayaan seperti taman bacaan bangunan PAUD,” papar Arif.

Untuk pencairan tahap kedua dana kelurahan, lanjut Arif, diperkirakan akan dilakukan sekitar bulan September mendatang. Namun ia masih menunggu petunjuk selanjutnya dari Kementerian Keuangan. “Jadi ketika pencairan dana kelurahan cair. Maka masing-masing kelurahan juga melibatkan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dalam hal ini. Karena penggunaan dana kelurahan ini masyarakat juga harus dilibatkan,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Suimi Fales, SH, MH mengatakan, meski program kelurahan ini merupakan program pemerintah pusat. Namun ia berharap seluruh kelurahan untuk menggunakan dana tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku. “Karena penggunaan dana ini sangat rawan, jadi jangan coba-coba korupsi soal dana kelurahan ini. Sebab dewan juga akan ketat mengawasi dalam hal ini,” tegasnya.(new)

Berita Lainnya

Dewan Setuju Gaji Honorer Naik

BENGKULU – Ketua sementara  DPRD Kota Bengkulu, Suprianto, S.IP mendukung rencana untuk menaikkan gaji honorer ...

error: Content is protected !!