Selasa , 21 Mei 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Dituntut 4 Tahun KarenaTebang Sebatang Pohon

Dituntut 4 Tahun KarenaTebang Sebatang Pohon

Firnandes Maurisya

KEPAHIANG – Hermanto (43), warga Desa Tebat Monok, dituntut 4 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar  subsider 6 bulan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Kepahiang, Selasa. Hermanto terjerat perkara pidana karena menebang pohon di kawasan hutan lindung Bukit Daun Register 5 di jalan lintas Bengkulu-Kepahiang.

“Terdakwa didakwa dengan Undang Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan (P3H). Dituntut selama 4 tahun,” kata penasehat hukum terdakwa, Firnandes Maurisya, SH, MH.

Menurut Firnandes, aparat penegak hukum keliru menggunakan UU P3H kepada terdakwa Hermanto, karena filosofisnya UU tersebut lahir untuk memberantas perusakan dan penebangan hutan yang terorganisir atau koorporasi. “UU ini secara filosofis diperuntukkan bagi pelaku perusakan hutan yang berskala besar, terorganisir dan lintas negara. Hal ini dapat dilihat pada dasar menimbang, kemudian penjelasan UU dan dalam ketentuan umumnya,” jelas Nandes.

Lebih lanjut, Nandes mengatakan pihaknya dalam waktu dekat ini akan mengajukan nota pembelaan dan menyiapkan argumen hukum sebagaimana tuntutan penuntut umum.

Untuk diketahui, Hermanto didakwa dengan UU P3H karena dianggap telah menebang satu batang pohon di pinggir Kawasan Hutan Lindung Bukit Daun Reg. 5 yang berbatasan dengan jalan lintas Bengkulu-Kepahiang. Hermanto diajukan dengan barang bukti berupa tunggul kayu mati sepanjang 30 cm.(sly)

Berita Lainnya

Kadis Pertanian Klaim Proyek PL Sesuai Ketentuan

KEPAHIANG – Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kepahiang, Hernawan, SPKP mengklaim bahwa program Pembuatan Jalan ...

error: Content is protected !!