Sabtu , 20 Juli 2019
Home / Berita utama / Karyawan Perusahaan Ditemukan Tewas Di Sungai

Karyawan Perusahaan Ditemukan Tewas Di Sungai

TEWAS: Korban saat ditemukan di aliran sungai, sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

MUKOMUKO – Warga Desa Retak Mudik Kecamatan Sungai Rumbai dan Ipuh geger. Pasalnya, seorang warga yang tengah menjaring ikan di Sungai Muar, mendapati sesosok manusia dalam kondisi tenggelam di aliran sungai.

Belakangan diketahui, mayat tersebut beridentitas, Bentar Ari Awandi (30). Merupakan karyawan Divisi I AME PT. DDP.

Penemuan ini sekitar pukul 15.20 WIB, Selasa (14/5). Sebagaimana dibenarkan Kapolres Mukomuko AKBP. Yayat Ruhiyat, S.IK melalui Kapolsek Mukomuko Selatan, Iptu. K.A. Simatupang.

Disampaikannya, berdasarkan keterangan saksi yang pertama kali melihat, Dedi Adriansyah (37) warga Desa Retak Mudik. Bahwa sekitar pukul 14.30 WIB, ia berangkat dari kediamannya untuk mencari ikan di Sungai Muar. Sesampainya di Sungai Muar yang berada di kawasan Divisi V AME PT. Daria Dharma Pratama (DDP). Dedi membentangkan jaring ke sungai. Setelah memasang jaring, ia melihat ada stik warna putih, yang biasa dipakai orang untuk menyetrum ikan. Stik tersebut dalam kondisi tertancap di sungai.

Karena tidak melihat pemiliknya, Dedi langsung mendekat. Ketika itulah, kontan saja ia kaget. Pasalnya, dia melihat ada siku tangan kiri muncul di permukaan sungai.

Karena takut melihat tangan itu, ia pun lari seraya mengendari motor. Mendatangi Security yang berada di Pos Divisi I AME PT. DDP. Berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. “Sesampainya di Pos, Dedi ini langsung  memberitahu kalau ada orang tenggelam di sungai,” terangnya.

Security yang sedang bertugas langsung memberitahu karyawan yang lain. Khususnya yang tinggal di perumahan karyawan Divisi I AME. Mereka pun bersama-sama ke lokasi. Setelah melihat kondisi di lapangan, akhirnya diputuskan ada yang melaporkan ke Polsek Mukomuko Selatan.

Mendapat laporan tersebut, anggota Polsek yang dipimpin Kapolsek, mendatangi lokasi. Di lokasi inilah, anggota Polsekn menemukan sepasang sepatu boat warna hijau, diduga milik korban. Ditemukan juga alat setrum, karung plastik warna putih yang berisi ikan dan kunci motor. Yang semuanya diduga milik korban.

“Dibantu karyawan, jasad korban langsung dievakuasi dari lokasi. Lalu menggunakan mobil ambulan, jasad dibawa ke Puskesmas Perawatan Ipuh. Guna kepentingan divisum,” terangnya lagi.

Usai itu, korban pun langsung dibawa ke kediaman keluarganya di 1F Kecamatan Sungai Rumbai untuk dimakamkan. Sedangkan dari hasil visum, keterangan dokter, tidak ditemukan luka yang disebabkan oleh benda tumpul maupun benda tajam. Hanya ada luka lecet di kelopak mata sebelah kiri dan keluar darah dari mulut, hidung dan mata.

“Sehingga dapat diperkirakan korban meninggal disebabkan karena terkena setrum dari alat setrum yang dia bawa untuk mencari ikan. Apalagi menurut beberapa warga, korban memang sering mencari ikan dengan alat setrum di luar jam kerja,” pungkasnya. (hue)

Berita Lainnya

Kabinet Baru Dukung Visi Misi Gubernur

BENGKULU – Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah merombak kabinet di pemerintahannya. Meliputi 351 pejabat ...

error: Content is protected !!