Selasa , 21 Mei 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Karyawan PT SBS Datangi Disnakertrans

Karyawan PT SBS Datangi Disnakertrans

DATANGI: Puluhan karyawan PT SBS Selasa (14/5) pagi mendatangi kantor Disnakertrans BS, meminta untuk ditengahi permasalahan dengan manager PT SBS.(foto: rio/rb)

KOTA MANNA – Tidak puas dengan aksi mogok kerja yang dimulai sejak Senin (13/5) lalu, puluhan karyawan PT Sinar Bengkulu Selatan (SBS) mendatangi kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS), Selasa (14/5) pukul 08.30 WIB. Mereka ngotot meminta manajer PT SBS dipecat.

Rupanya aksi karyawan PT SBS yang memulai aksi mogok kerja sejak Senin (13/5) lalu akibat berselisih dengan manajer PT SBS, Suheri berbuntut ke Disnakertrans. Aksi yang melibatkan lebih kurang 70 karyawan ini sampai membuat Polres BS menerjunkan puluhan personel yang berjaga mengamankan aksi di kantor Disnakertrans.

Adapun tujuan karyawan PT SBS mendatangi kantor Disnakertrans yaitu minta manajer PT SBS yang telah membuat puluhan karyawan mesin Tandan Buah Segar (TBS) menjadi tersinggung akibat sering ditegur dengan nada menyingung. “Tuntutan kami ada tiga, namun yang paling utama yaitu pecat manajer PT SBS yang sekarang, kalau tidak kami tidak mau kerja lagi alias mogok,” terang Koordinator Aksi, Tarmizi.

Selain itu karyawan PT SBS juga meminta status kejelasan pemilik saham resmi dari PT SBS. Sejak berpindah tangan pemilik saham tidak jelas. Sementara itu Kepala Disnakertrans BS, Edi Susanto, SH menyambut baik kedatangan puluhan karyawan PT SBS. Setelah ada kesepakatan akhirnya lima orang perwakilan karyawan PT SBS masuk ke kantor Disnakertrans untuk membicarakan apa yang sebenarnya terjadi dan tuntutan para karyawan.

“Intinya mereka ngotot minta manajer PT SBS dipecat, jadi kami dari Disnakertrans memfasilitasi pertemuan ini dan kami juga akan mendatangi PT SBS untuk menemukan langkah terbaik,” ujar Edi pada RB.

Lanjut Edi, bagaimanapun puluhan karyawan ini jangan sampai dipecat akibat melakukan aksi mogok kerja. “Ya yang pastinya jangan sampai ada yang terkena PHK mereka (karyawan, red) tetap harus bekerja karena ini menyangkut hidup,” jelas Edi.

Sementara itu Polres BS yang mengawal aksi menurunkan personel lengkap serta alat penjagaan demonstrasi. “Kita hanya melakukan pengamanan saja, jangan sampai aksi ini ada yang menunggangi hingga anarkis,” kata Kapolres BS, AKBP Rudy Purnomo, S.IK, MH didampingi Kabag Ops, Kompol Sofyanto, SH.

Sekedar mengingatkan aksi puluhan karyawan PT SBS dimulai sejak Senin (13/5) di depan pabrik PTS SBS. Adapun aksi ini dimulai akibat para karyawan tersinggung dengan manager PT SBS yang memarahi karyawan sambil banting helm saat apel pagi. (tek)

Berita Lainnya

Nekat Pancing Walet dari Atas Gedung, Warga Pasar Manna Tewas

SEGINIM–  Naas dialami Novian Hidayat (36) warga Jalan Iskandar Baksir, Kecamatan Pasar Manna. Korban tewas ...

error: Content is protected !!