Sabtu , 20 Juli 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Lahan IPK Kembali Ditanam Pohon Baru

Lahan IPK Kembali Ditanam Pohon Baru

Haryadi

ARGA MAKMUR – Kembali diperpanjangnya izin Pemanfaatan Kayu (IPK) perorangan dengan atas nama berinisial Hu, membuat warga Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih kesal. Hal ini setelah izin yang seharusnya habis diperpanjang kembali, sedangkan lahan 374 hektare yang masuk kawasan IPK tersebut seharusnya sudah diberikan ke masyarakat untuk dikelola.

Namun, meskipun izin diperpanjang tetapi tak banyak aktivitas penebangan kayu yang dilakukan. Saat ini beberapa titik lahan justru ditanami pohon baru jenis jabon yang berumur sekitar satu tahun dan diduga sengaja ditanam saat Hu mendapatkan IPK.

Kades Lebong Tandai, Supriadi menerangkan permasalahan ini sudah dilaporkan ke Bupati BU dan Gubernur Bengkulu. Sehingga ia berharap segera ada penanganan lantaran masyarakat yang mendapatkan lahan masing-masing 2 Ha, sudah ingin menggarap lahan. “Hu hanya memegang IPK, silakan segera ambil kayunya, ambil hasil hutan. Masyaraat menginginkan lahan. Kalau izin terus diperpanjang sedangkan tidak dikerjakan, kapan masyarakat akan mendapatkan lahan,” kata Supriadi.

Apalagi saat ini beberapa titik lahan sudah ditanami jenis kayu lain yang diperkirakan memakan waktu panjang untuk memasuki musim panen. Sedangkan masyarakat ingin menggarap lahan dan mendapatkan penghasilan sesuai dengan keinginan pemerintah.

Sekda BU, Dr. Haryadi, MM, M.Si meminta camat berkoordiasi dengan pemenang IPK tersebut. Sehingga apa yang tertuang dalam izin bisa segera diselesaikan dan masyarakat bisa segera mendapatkan hak lahan mereka. “Jangan sampai terus terjadi persinggungan dengan masyarakat. Kita menghormati IPK yang dipegang, namun jangan sengaja mengulur waktu,” tegasnya.(qia)

Berita Lainnya

Dugaan Korupsi DAK Pendidikan di Meja Pidsus

ARGA MAKMUR – Setelah sebulan dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu Utara (BU), kini pengusutan ...

error: Content is protected !!