Selasa , 16 Juli 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Lurah Minta Studi Banding

Lurah Minta Studi Banding

HEARING: Para lurah di Kecamatan Kepahiang menggelar hearing dengan Komisi I DPRD Kepahiang membahas sejumlah persoalan di kelurahan.(foto: arie/rb)

KEPAHIANG – Hearing antara lurah dengan Komisi I DPRD Kepahiang, Selasa (14/5) sejumlah usulan disampaikan para lurah. Dari beberapa tema hearing terkait evaluasi kinerja RT dan RW di tingkat kelurahan, mereka juga mengajukan kepada dewan agar diadakannya studi banding untuk para lurah sehingga bisa belajar bagaimana kinerja kelurahan di beberapa daerah.

Disampaikan Lurah Kampung Pensiunan, Yudi SP, para lurah saat ini sangat minim referensi dalam menjalankan pembangunan kelurahan. Untuk itu perlu sesekali para lurah diajak studi banding ke daerah yang tatanan pemerintahan dan pembangunan kelurahannya sudah maju.

“Mungkin kami bisa sesekali diajak studi banding untuk meningkatkan kinerja pembangunan. Karena saat ini pembangunan kelurahan jauh tertinggal dengan pembangunan desa karena minim dukungan stimulan dari pemerintah,” ungkap Yudi.

Hal serupa juga diungkapkan Lurah Pensiunan, M. Sahar. Menurutnya, tahun ini kelurahan mendapatkan alokasi dana kelurahan untuk pembangunan kelurahan. Untuk itu pemahaman akan prioritas pembangunan kelurahan perlu diketahui oleh para lurah, dan salah satu medianya adalah dengan belajar dari wilayah yang telah maju. “Saya setuju dengan wacana untuk studi banding ini. Setidaknya kami para lurah mendapatkan pelajaran dan ilmu baru, tentang bagaimana meningkatkan pembangunan kelurahan yang menunjang pembangunan daerah,” terangnya.

Anggota Komisi I DPRD Kepahiang, Nur Rahman yang menerima langsung para lurah tersebut mengatakan, apapun aspirasi yang disampaikan para lurah terkait pembangunan kelurahan akan disampaikan dewan kepada Pemkab Kepahiang, untuk bisa dicarikan jalan keluarnya.

“Semua aspirasi dari para lurah kita terima. Kita akan koordinasikan bersama Pemkab terkait usulan para lurah tersebut. Inikan untuk kepentingan daerah kita juga,” katanya.

Di sisi lain, Kabag Pemerintahan Setkab Kepahiang, Iwan Zamzam Kurniawan, SH, MH mengungkapkan, pemerintah sepakat untuk menganggarkan studi banding para lurah. Namun proses penganggaran itu membutuhkan waktu, dan tidak bisa dilakukan pada tahun ini. “Kalau tahun ini, anggarannya darimana? Kita akan berkonsultasi dulu bersama dewan. Mungkin bisa kita masukkan dalam mata anggaran tahun depan. Yang jelas apa yang disampaikan para lurah, kita tampung dulu guna dicarikan jalan keluarnya,” beber Iwan.(sly)

Berita Lainnya

Paripurna KUA-PPAS Ditunda

KEPAHIANG – Ada yang menarik dari rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Kepahiang, ...

error: Content is protected !!