Minggu , 26 Mei 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Masih Jual Makanan Kedaluwarsa

Masih Jual Makanan Kedaluwarsa

CEK: Sekretaris Disperindagkop dan UKM Mukomuko Nurdiana, SE, M.AP bersama tim Polres dan Dinkes Mukomuko mengecek barang yang dijual di toko-toko, Selasa (15/5).(foto: peri/rb)

MUKOMUKO – Tim gabungan Pemkab Mukomuko dan Polres Mukomuko, menggelar inpeksi mendadak (Sidak), ke sejumlah toko dan warung manisan Selasa (14/5). Mendapati, pedagang nakal yang masih menjual produk makanan kedaluwarsa.

Tim gabungan ini terdiri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Mukomuko, Dinas Kesehatan (Dinkes) Mukomuko dan Polres Mukomuko.

“Temuan kita di hari pertama ini, masih ada toko dan warung yang menjual barang atau produk makanan dan minuman yang sudah kedaluwarsa,” kata Sekretaris Disperindagkop dan UKM Mukomuko, Nurdiana, SE, M.AP, ditemui disela-sela sidak.

Namun sayangnya, meskipun disertai tenaga ahli dari Dinkes dan aparat penegak hukum Polres Mukomuko tim tidak sampai menyita produk makanan dan minuman kedaluwarsa tersebut. Tim hanya memberikan teguran ke pemilik toko dan warung, agar produk yang sudah kedaluwarsa itu disingkirkan dari rak-rak pajangan.

“Ini baru sebatas kegiatan pengawasan barang beredar, sekaligus menyosialisasikan ke pemilik toko atau warung,” kata Nurdiana.

Selain kegiatan itu, tim gabungan juga melaksanakan pengawasan terhadap penjualan sembako dan gudang-gudang penyimpanan sembako. Tujuannya kata Nurdiana, untuk mengawasi dan mengantisipasi penumpukan-penumpukan sembako.

“Selain melihat barang-barang yang layak dijual. Juga untuk mencegah adanya penumpukan sembako. Karena dari aktivitas penumpukan itu, bisa mengakibat kenaikan harga,” ujar Nurdiana.

Penyisiran dilakukan tim gabungan dari wilayah Kecamatan Kota Mukomuko. Lalu bergerak ke wilayah Kecamatan XIV Koto dan berakhir di Kecamatan Lubuk Pinang.

Kegiatan serupa juga akan menyasar ke kecamatan lain. Dengan target sebanyak 15 kecamatan, dilaksanakan penyisiran ke toko-toko, warung dan gudang penyimpanan sembako.

“Ini hari pertama. Kegiatan seperti ini masih akan terus berlanjut, sampai ke seluruh kecamatan di Kabupaten Mukomuko. Kita ingin pastikan toko-toko dan warung menjual makanan dan minuman yang layak dikonsumsi,” tutup Nurdiana. (hue)

Berita Lainnya

Tidak Bayar THR, Segera Laporkan

MUKOMUKO – Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan dan Tenaga Kerja ...

error: Content is protected !!