Rabu , 13 November 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Pembangunan Masjid Agung Mangkrak

Pembangunan Masjid Agung Mangkrak

MANGKRAK: Pembangunan Masjid Agung Kepahiang sampai saat ini belum ada kelanjutan. Dinas PUPR Kepahiang bahkan baru akan mengusulkan perencanaan lelang pekan depan.(foto: arie/rb)

KEPAHIANG – Kendati sudah memasuki pertengahan tahun 2019, namun lanjutan pembangunan Masjid Agung Kepahiang belum juga berlanjut alias mangkrak. Kondisi ini menunjukkan bahwa target Pemkab Kepahiang untuk bisa menggunakan masjid yang menghabiskan total anggaran mencapai Rp 20 miliar tersebut pada lebaran Idul Fitri tahun ini gagal.

Plt Kepala Dinas PUPR Kepahiang, Rudi Andi Silaloho, ST ketika dikonfirmasi mengungkapkan, saat ini pihaknya baru mengusulkan dokumen perencanaan lelang ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kepahiang. Untuk tahun ini pemkab sudah menganggarkan Rp 10 miliar guna merampungkan pembangunan masjid yang dibangun kurun 3 tahun tersebut.

“Minggu depan jika tidak ada kendala kita sudah mulai lakukan lelang. Proses tender saat ini sedang kita ajukan, dan paling lambat 3 minggu ke depan sudah kelar,” ungkap Rudi.

Dijelaskan Rudi, keterlambatan  tender Masjid Agung lantaran keterlambatan SK KPA dan PPTK pada Dinas PUPR ditambah lagi pergantian kepala dinas dan perubahan perencanaan desain interior. Namun, menurut Rudi, dengan estimasi waktu lelang selama 3 pekan tersebut, pihaknya memastikan pada awal Juli sudah dilakukan penandatangan kontrak pekerjaan dan bisa dimulainya pekerjaan. “Target kita Juli pekerjaan pembangunan Masjid Agung sudah berjalan,” ujarnya.

Terpisah, Koordinator Komisi III DPRD Kepahiang, Andrian Defandra, SE menyayangkan terjadinya keterlambatan realisasi mega proyek Masjid Agung tersebut. Padahal Pemkab Kepahiang pada saat pembahasan anggaran APBD TA 2019 berjanji Idul Fitri 2019 ini masjid sudah bisa dipergunakan untuk beribadah.

“Sejak awal kita sudah mengingatkan agar realisasi anggaran dilaksanakan tepat waktu, dengan terburu-buru pekerjaan tidak akan maksimal. Apalagi anggarannya Rp 10 miliar. Kita menyayangkan perencanaan yang tidak matang,” kritik Aan.(sly)

Berita Lainnya

Prioritaskan Pembenahan Mutu

KEPAHIANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kepahiang, saat ini sedang memfokuskan pembenahan pada ...

error: Content is protected !!