Senin , 20 Mei 2019
Home / Daerah / Lebong / PLN Cabut Listrik Taman Smart City

PLN Cabut Listrik Taman Smart City

RAWAN: Fasilitas RTH Taman Smart City Karang Nio ini rawan jadi sarang hantu karena listriknya dicabut PLN.(inset) tempat meteran listrik sudah kosong.(foto; aris/rb)

PELABAI – Baru saja dihibahkan Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan (Satker PBL) Provinsi Bengkulu ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong Maret, aset Taman Smart City Karang Nio terkesan tak bakal terawat. Sejumlah fasilitas di Ruang Terbuka Hijau (RTH) senilai Rp 5,1 miliar di Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Pelabai itu tidak bisa difungsikan karena aliran listriknya diputus oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Muara Aman terhitung Senin (13/5).

Usut punya usut, Pemkab Lebong tidak membayar tagihan selama lima bulan. Artinya sejak diresmikan Bupati Lebong, H. Rosjonsyah, S.IP, M.Si Januari atau bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lebong ke 15, tagihan listriknya tidak pernah dibayar. Ironisnya, tunggakan penggunaan listrik di taman yang digadangkan sebagai salah satu objek wisata di Kabupaten Lebong itu hanya Rp 614 ribu.

‘’Yang jelas malam hari sangat gelap karena tidak ada satupun lampu yang menyala serta layanan wifi gratis tidak berjalan karena tidak ada sumber listriknya,’’ kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Lebong, Doni Swabuana, ST, M.Si.

Sementara Penjabat Sekda Lebong, Drs. Dalmuji Suranto mengaku, listrik menunggak karena hingga saat ini Pemkab Lebong belum menunjuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola sekaligus penanggung jawab kelangsungan taman. Pelimpahan baru sebatas antara Satker PBL Provinsi Bengkulu ke Pemkab Lebong yang diwakili Kepala Satker PBL Provinsi Bengkulu, Melky R Saputra langsung kepada Bupati Lebong, H. Rosjonsyah, S.IP, M.Si.

‘’Pak Bupati belum menetapkan OPD mana yang harus mengelolanya. Seharusnya pemutusan listrik di taman itu tidak perlu terjadi kalau OPD teknis yang membidangi pelayanan masalah taman,  yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersikap responsif,’’ tegas Dalmuji.

Dikonfirmasi, Manager PLN Rayon Muara Aman, Adhi Setiawan memastikan pemutusan aliran listrik di Taman Smart City Karang Nio sudah memenuhi standar operasional layanan. Pihaknya telah beberapa kali melayangkan peringatan tertulis yang ditempel persis di bawah Miniature Circuit Breaker (MCB) listrik di Taman Smart City Karang Nio. Namun tidak juga diindahkan sehingga PLN mengambil langkah tegas menyita MCB listrik dan memutuskan aliran listrik ke taman itu.

‘’Sementara kami sendiri bingung mau kasih suratnya kemana karena tidak ada keterangan aset itu milik siapa. Makanya hanya kami tempelkan saja di dinding bangunan. Yang pasti kalau tunggakan sudah dibayar, akan kami pasang kembali jaringan listriknya dengan teknis pemasangan baru,’’ tandas Adhi.(sca)

Berita Lainnya

Truk Raksasa Percepat Kerusakan Jalan

RIMBO PENGADANG – Keberadaan truk-truk raksasa bermuatan berat yang hilir mudik di Kabupaten Lebong kembali ...

error: Content is protected !!