Selasa , 21 Mei 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Cegah Kenaikan Harga Bahan Pokok

Cegah Kenaikan Harga Bahan Pokok

PANTAU: Selama Ramadan, harga bahan pokok terus dipantau. Pemantauan harga juga dilakukan pihak kepolisian.(foto: fintah/rb)

BENTENG – Memasuki hari ke sepuluh Ramadan, petugas gabungan dari Disparindagkop dan UKM Benteng serta pihak kepolisian terus memantau harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok. Terutama harga bawang putih yang masih belum stabil. Selain itu kondisi barang di pasaran juga diamati, karena saat ini Bulog Bengkulu juga terus menambah pasokan bahan pokok yang kurang.

“Kalau barang banyak dan tersedia, tentu tidak akan tinggi harganya,” terang Sekretaris Disperindagkop dan UKM Benteng, Sri Yurdaniah SE, M.Si.

Dijelaskannya, Bulog Bengkulu terus membantu masyarakat untuk ketersediaan dan stok bahan pokok. Jika barang mengalami kekurangan di pasaran, Bulog akan turun memenuhinya. Begitu juga jika harga pasaran melambung tinggi, Bulog akan membantu dengan pelaksanaan operasi pasar.

Untuk sementara ini, dipastikan Sri harga kebutuhan pokok masih terjangkau bagi konsumen. Namun pihaknya terus menjaga agar tidak mengalami kenaikan terutama mendekati lebaran mendatang. Stok kebutuhan pokok di pasaran juga menjadi perhatian Disperindagkop dan UKM. “Sebelum lebaran dan pasca lebaran harus tetap dipantau,” ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Talang Empat, Iptu.Ahmad Khairuman SE mengatakan harga bahan pokok di pasar wilayah Benteng terus dipantau. Pihaknya juga langsung meminta keterangan dari para pedagang. Baik itu harga dan stok barang yang diperoleh dan diperjualbelikan.

Dijelaskannya, polisi juga mengantisipasi kenaikan harga dimanfaatkan oleh pihak tertentu seperti menimbun barang dan sebagainya. Hal ini akan membuat barang kebutuhan pokok semakin langka, dan imbasnya kenaikan harga yang akan memberatkan masyarakat. “Sama-sama kita jaga, kalau ada yang janggal masyarakat juga bisa melaporkan,” katanya.(vla)

Berita Lainnya

Mutasi Jelang Libur Lebaran

BENTENG – Sejumlah PNS yang memiliki jabatan di Pemkab Benteng mulai was-was. Sebab santer beredar ...

error: Content is protected !!