Selasa , 21 Mei 2019
Home / Breaking News / Dihajar Massa, Pelaku Curanmor Nyaris Tewas

Dihajar Massa, Pelaku Curanmor Nyaris Tewas

BABAK BELUR: Pelaku curanmor ST (38) menjalani perawatan intensif di RSUD Kepahiang lantaran babak belur dihajar massa, Kamis (16/5). (foto : arie/rb)

KEPAHIANG – Apes dialami ST (38) warga Kecamatan Sindang Dataran Kabupaten Rejang Lebong (RL) ini. Dirinya nyaris tewas dihajar massa lantaran kedapatan melakukan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Desa Bandung Baru Kecamatan Kabawetan, kemarin (16/5). Bahkan hingga berita ini diturunkan, pelaku yang berprofesi sebagai petani tersebut masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kepahiang.

Penangkapan pelaku berawal dari aksi hilangnya 1 unit motor merek Honda Vario milik Yunda Risa (16) seorang pelajar warga Desa Bandung Baru pada pukul 12.00 WIB kemarin. Saat itu korban pulang ke rumahnya untuk mengambil STNK motor yang tertinggal di rumah. Namun belum 5 meniy ketika korban masuk rumah, tiba-tiba terdengar suara orang berteriak ‘maling… maling… maling…’

Sontak teriakan tersebut membuat korban dan warga sekitar keluar rumah mengejar pelaku yang berjumlah 2 orang tersebut. Bahkan sebagian warga melakukan pengejaran kedua pelaku yang menggunakan 2 sepeda motor tersebut.

Berselang 30 menit kemudian salah satu pelaku yakni ST berhasil ditangkap warga. Warga yang kesal dengan ulah pelaku pun langsung menghajar pelaku dan membakar motor Honda Beat nopol BG-2529-HJ milik pelaku. Beruntung aksi main hakim sendiri dari massa tersebut berhasil dinetralisir oleh aparat kepolisian dari Polsek Kabawetan. Dan pelaku yang sudah bersimbah darah tersebut pun akhirnya dilarikan ke RSUD Kepahiang untuk dilakukan penanganan medis.

“Pelaku jumlahnya 2 orang, 1 orang yang membawa kabur motor korban berhasil lolos dari kejaran massa. Sementara 1 pelaku berhasil ditangkap massa dan sempat jadi bulan-bulanan massa,” ungkap Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak, SH, S.IK melalui Kasat Reskrim AKP Yusiadi, S.IK didampingi Kapolsek Kabawetan Ipda Firman Syahputra.

Diungkapkan Yusiady, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap 1 pelaku lainnya yang diduga masih bersembunyi di wilayah Kabupaten Kepahiang. “Kita masih melakukan pengejaran dengan berkoordinasi bersama seluruh Polsek Jajaran untuk menutup akses keluar dari Kabupaten Kepahiang. Bahkan kita juga berkoordinasi dengan Polres RL terkait perkara ini, karena pelaku diduga merupakan komplotan pemain lama yang kerap beraksi di dua kabupaten ini,” demikian Yusiady. (sly)

Berita Lainnya

Danlanal Bengkulu Lantik Komandan KAL Pulau Mego

BENGKULU– Danlanal Bengkulu, Letkol Laut (P) M. Andri Wahyu Sudrajat, ST resmi melantik Lettu Laut ...

error: Content is protected !!