Selasa , 21 Mei 2019
Home / Berita utama / Pemerintah Provinsi Usulkan Tes CPNS

Pemerintah Provinsi Usulkan Tes CPNS

Nopian Andusti

BENGKULU – Pemprov Bengkulu melalui Badan Kepegawaian dan Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu tahun ini kembali akan mengusulkan rekruitmen tes CPNS. Peluang pemprov untuk kembali menggelar tes CPNS tahun ini cukup besar. Terlebih belanja pegawai  masih dibawah 50 persen dari total APBD Provinsi.

“Iya ada rencana pemprov akan mengusulkan formasi CPNS ke KemenPAN-RB. Saat ini masih dalam pengkajian untuk jumlah termasuk formasi apa saja yang akan diusulkan,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Diah Irianti, MS.

Diah menerangkan saat ini pemprov masih kekurangan tenaga ASN dengan kualifikasi pendidikan tertentu, terutama untuk tenaga guru. Hal inilah yang menjadi pertimbangan pihaknya untuk kembali mengusulkan formasi CPNS ke pusat. Terakhir pelaksanan tahun lalu, Pemprov Bengkulu mendapatkan 317 formasi CPNS, diantaranya 31 formasi tidak terisi.

“Terakhir 2013, baru lagi tahun 2018 (tes CPNS). Sementara rata-rata jumlah PNS pensiun 300 lebih pertahunnya. Kekurangan jumlah pelaksana di beberapa OPD ini sudah sangat terasa,” terangnya.

Pelaksanaan tes CPNS masih akan menggunakan sistem Computer Asisted Test (CAT) seperti tahun sebelumnya. Tetap menggunakan passinggrade (nilai ambang batas) sebagai syarat kelulusan. Hanya saja untuk standar pasinggrade sebagai syarat kelulusan masih menunggu petunjuk lebih lanjut. “Berapa yang akan kita usulkan, masih dalam pembahasan. Tapi sepertinya tenaga guru paling banyak akan kita usulkan,” sambung Diah.

Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, MT mengatakan untuk mengatasi kekurangan pegawai, ada 2 solusi. Yaitu pengadaan pegawai baru, dan pegawai pindah yang masuk dari luar. Bila dari pindah masuk ini tercukupi, maka tidak perlu lagi pengadaan pegawai baru. Sedangkan kekurangan tenaga guru bisa diatasi dengan evaluasi penempatan, dan berupaya mengurangi alih status dari guru ke jabatan struktural.

Meskipun nanti ada peluang untuk pengajuan dari Kemenpan RB, namun menurut Nopian, pengajuan harus sesuai dengan kebutuhan bukan berdasarkan jumlahnya dengan memperhatikan kualifikasi pendidikan. “Kita akan lihat analisa kebutuhan kita, bukan jumlahnya yang menjadi ukuran tetapi kualifikasi yang kita butuhkan,” bebernya.

Terpisah, anggota DPRD Provinsi Bengkulu Helmi Paman ikut mendukung rencana BKD Provinsi Bengkulu akan mengajukan usulan formasi CPNS ke KemenPAN-RB. Apalagi APBD Provinsi Bengkulu belanja pegawainya belum diatas 50 persen sehingga lebih berpeluang untuk disetujui pusat.

Namun Helmi mengingatkan agar formasi yang diusulkan nantinya sesuai dengan kebutuhan Pemprov Bengkulu. Sehingga tenaga lulusan CPNS baru itu nantinya bisa bermanfaat karena memang dibutuhkan. “Selama itu memang provinsi masih kekurangan tenaga tersebut, dan perlu penambahan karena kebutuhan kenapa tidak kita dukung,” demikian Helmi. (key)

Berita Lainnya

Danlanal Bengkulu Lantik Komandan KAL Pulau Mego

BENGKULU– Danlanal Bengkulu, Letkol Laut (P) M. Andri Wahyu Sudrajat, ST resmi melantik Lettu Laut ...

error: Content is protected !!