Senin , 20 Mei 2019
Home / Daerah / Lebong / TKK Bakal Diganti P3K

TKK Bakal Diganti P3K

Dalmuji Suranto

PELABAI – Kendati belum bisa dilaksanakan tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong tetap akan merekrut Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Artinya besar kemungkinan posisi Tenaga Kerja Kontrak (TKK) akan tergeser oleh P3K. Soalnya pengangkatan P3K itu untuk menutupi kekurangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lebong yang saat ini baru berkisar 2.800 orang.

Dikonfirmasi, Penjabat Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lebong, Drs. Dalmuji Suranto tidak menampik TKK akan diganti P3K. Namun apakah keseluruhan atau hanya sebagian saja, tergantung dengan kebijakan bupati dan hasil koordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lebong. ‘’Bisa jadi P3K yang direkrut nanti lebih diutamakan kepada TKK yang saat ini diberdayakan,’’ terang Dalmuji.

Teknisnya tergantung basis pendidikan TKK bersangkutan dan formasi yang dibutuhkan. Jika sesuai, tidak ada salahnya TKK yang saat ini diberdayakan Pemkab Lebong lebih diprioritaskan. Namun tetap didasarkan pada penilaian hasil seleksi. ‘’Yang pasti pengangkatan P3K itu baru bisa direalisasikan tahun 2020 karena tahun ini Pemkab Lebong belum menganggakan teknis perekrutan dan pembayaran gaji P3K,’’ tukas Dalmuji.

Sementara honor TKK dikembalikan pada kemampuan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengguna. Dalam artian tidak menjadi tanggungjawab Pemkab Lebong. Sedangkan untuk formasi P3K akan disesuaikan dengan Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja (Anjab ABK). ‘’Sistem perekrutannya diperkirakan hampir sama dengan proses seleksi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil,  tahun 2018,’’ ungkap Dalmuji.

Teknisnya tetap berbasis Computer Asisted Test (CAT). Sebagaimana diatur Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, P3K dikontrak minimal satu tahun dan bisa diperpanjang hingga 30 tahun. Masa kontraknya tergantung kebutuhan serta kompetensi yang dimiliki dan kinerja yang diperlihatkan. ‘’Kita lihatlah nanti,’’ tukas Dalmuji.

Terpisah, Kabid Mutasi dan Pengadaan Pegawai, BKPSDM Kabupaten Lebong, A Ropik, S.Sos menyampaikan, perbedaan hak yang diterima ASN dan P3K hanya di tunjangan pensiun. P3K tidak diberikan tunjangan pensiun layaknya ASN. Namun untuk tunjangan lain, seperti Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan tunjangan jabatan tetap diberikan kepada P3K. ‘’Soalnya P3K boleh menduduki jabatan tertentu sebagaimana PNS,’’ papar Ropik.

Untuk saat ini, kebutuhan pegawai paling besar di bidang tenaga guru dan tenaga kesehatan. Sampai saat ini kekurangan ditutupi dengan perekrutan TKK. Bahkan tahun 2018, Pemkab Lebong harus merekrut 2 ribuan TKK guna mengatasi kekurangan ASN. ‘’Yang jelas hak yang diterima P3K jauh lebih baik dari TKK karena gaji dan tunjangan sama dengan PNS berdasarkan golongan,’’ tutup Ropik.(sca)

Berita Lainnya

Truk Raksasa Percepat Kerusakan Jalan

RIMBO PENGADANG – Keberadaan truk-truk raksasa bermuatan berat yang hilir mudik di Kabupaten Lebong kembali ...

error: Content is protected !!