Sabtu , 20 Juli 2019
Home / Daerah / Kaur / Warga Keluhkan Material Batu Berserakan

Warga Keluhkan Material Batu Berserakan

CEK: Tumpukan material batu sungai yang berserakan hingga ke tengah badan jalan mengancam keselamatan pengendara. (foto: ist/rb)

KOTA BINTUHAN – Material batu yang berada di sisi kiri jembatan Kulik Desa Ulak Pandan Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur saat ini sudah meresahkan pengendara dan warga sekitar. Pasalnya material yang menumpuk tersebut sudah beserakan hingga ke tengah badan jalan.

Tidak hanya itu saja, beberapa warga sudah melaporkan keluhannya ke Mapolsek Nasal. Karena tumpukan material batu yang terus bertambah mengganggu lalu lintas kendaraan dari Lampung ke Bengkulu dan sebaiknya. Bahkan sudah ada dua motor yang mengalami kecelakaan tunggal akibat tumpukan batu material tersebut.

“Kita minta pihak pekerjaan bronjong untuk tidak menempatkan material batu hingga ke badan jalan. Karena kalau malam bisa mengakibatkan laka lantas dan ini harus menjadi tanggung pihak pemilik material jika masih tidak mengindahkan keinginan masyarakat,” kata Darius warga Sawang kepada RB.

Terkait dengan laporan warga itu, Plt Kapolsek Nasal Ipda Tamrin dan anggotanya Rabu pagi (15/5) langsung turun ke lapangan dan melakukan pengecekan. Dan ternyata benar kalau material batu untuk pembangunan beronjong di Kulik tersebut memakan badan jalan.

Pihaknya pun meminta kepada pihak pekerja dan pemilik material baru untuk memberi tanda kalau ada tumpukan material. “Saat ini lalu lintas truk dan sebagainya cukup ramai apa lagi jelang lebaran yang akan datang. Untuk itu kita minta kepada pemilik material untuk tidak menumpuk material di tepi jalan lintas. Karena kalau malam hari bisa mengakibat laka lantas nantinya dan jangan sampai terjadi baru berbenah,” kata Ipda Tamrin kemarin. (cik)

Berita Lainnya

Uang Dipindahkan ke Rekening Pribadi

KOTA BINTUHAN – Sepertinya, dalam dugaan korupsi dana desa (DD) di Desa Papahan Kecamatan Kinal, ...

error: Content is protected !!