Sabtu , 7 Desember 2019
Home / Metropolis / Pengidap Kanker Stadium Lanjut Butuh Bantuan

Pengidap Kanker Stadium Lanjut Butuh Bantuan

TERBARING: Sukma penderita kanker payudara stadium lanjut hanya bisa terbaring lemah. (foto: rahmad saputra/rb)

BENGKULU – Warga RT 19 Kelurahan Pematang Gubernur, Sukma (61) sehari-hari hanya bisa terbaring lemah di tempat tidurnya. Janda beranak dua ini, menderita kanker payudara stadium lanjut atau stadium IV, yang sudah satu tahun ini menyerangnya. Pernah menjalani operasi, namun kanker tersebut malah semakin ganas.

Ditemui RB kemarin (16/5) Sukma terlihat terbaring tak berdaya. Ia yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tak mampu berbuat banyak lagi. Untuk kebutuhan sehari-hari hanya mengandalkan bantuan dari dua anaknya. Sementara sang suami sudah meninggal dunia 4 tahun yang lalu. Setiap malamnya, Sukma mengaku merasakan nyeri dan dingin.

Endi (27) anak Sukma menceritakan, ibunya sudah satu tahun mengidap kanker. “Pernah juga dioperasi di RSHD Kota Bengkulu pada September tahun 2018 lalu. Juga sudah pernah di rujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M. Djamil Kota Padang. Tapi belum sempat di operasi dana sudah habis untuk biaya hidup selama di padang,” ungkap Endi.

Akhirnya pengobatan dilanjutkan dengan cara pengobatan alternatif. Namun 2 minggu terakhir penyakit semakin parah serta timbul benjolan baru di sekitar ketiak dan punggung. Endi menambahkan sudah mendapat rujukan dari RSUD M Yunus untuk dirujuk ke Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta. “Kamis depan kita berangkat ke Jakarta. Biaya operasi ditanggung BPJS Kesehatan. Kita sudah mendapatkan bantuan dari BAZNAS Kota Bengkulu berupa tiket untuk ke Jakarta,” ujarnya.

Kendati demikian, Endi mengaku masih butuh bantuan untuk biaya kebutuhan hidup dan pengobatan selama di Jakarta.

Untuk membantu Sukma, bisa dilakukan dengan cara galang dana online melalui situs Peduli Sehat Indonesia. (cw2)

Berita Lainnya

Bersih Pantai TNI dan Pemda, Peringati Hari Juang Kartika

BENGKULU– Memperingati HUT TNI Angkatan Darat ke -74 tahun 2019, Komando Distrik Militer (KODIM) 047 ...

error: Content is protected !!