Minggu , 26 Mei 2019
Home / Pemilu / Pemberi Suap PPK di Ujung Tanduk

Pemberi Suap PPK di Ujung Tanduk

PENGARAHAN: Ketua KPU Kabupaten Seluma Sarjan Effendi, SE dalam suatu kegiatan beberapa waktu lalu.(foto: yayan/rb)

SELUMA –  Setelah menetapkan tiga anggota PPK Ulu Talo sebagai tersangka penggelembungan perolehan suara caleg DPR RI dapil Seluma dari Partai Gerindra, saat ini Polres Seluma lakukan pengembangan ke pemberi suap. Dari keterangan ketiga tersangka yakni Azis Nugroho, Andi Lala dan Arizona, mengaku telah menerima suap Rp 55 juta dari Rp 100 juta yang dijanjikan oknum tim pemenangan caleg yang digelembungkan suaranya itu.

Dari keterangan tersebut menjadi pintu masuk bagi penyidik Sat Reskrim menyeret pemberi suap dan oknum caleg terkait. ‘’Pemeriksaan ketiga PPK Ulu Talo itu masih terus didalami. Selain melengkapi BAP juga pengembangan ke pemberi suap.  Berikutnya kita fokus memburuh pelaku suap tiga PPK ini,’’ terang Kapolres Seluma, AKBP. I Nyoman Merthadana, S.Ik melalui Kasat Reskrim, AKP. Rizka Fadhilah, SH, S.Ik, Jum’at (17/5).

Dijelaskan Rizka, dari pemeriksaan yang dilakukan kepada ketiga anggota PPK Ulu Talo, diketahui bahwa orang yang memberikan uang suap untuk melakukan penggelembungan suara tersebut adalah SN (38), orang dekat atau tim pemenangan dari caleg yang telah digelembungkan suaranya. ‘’Identitas lengkapnya telah kita dapatkan. Saat ini SN yang merupakan warga Kota Bengkulu keberadaannya sedang kita lacak,’’ kata Rizka.

Lanjut Rizka, tiga anggota PPK menyebutkan SN adalah orang yang datang menawarkan dan meminta untuk melakukan penggelembungan suara tersebut. Pertama SN meminta untuk menaikan perolehan suara caleg tersebut sebanyak 1.500 suara. Permintaan itu tidak disanggupi. Kemudian SN meminta 1.000 suara dengan imbalan Rp 100 juta. Sebagai uang muka SN menyerahkan Rp 55 juta,’’ jelas Rizka.

Untuk melacak dan menemukan keberadaan SN, Polres Seluma telah membentuk tim khusus. Saat ini tim tersebut telah menjalankan tugas, melakukan penyelidikan mencari keberadaan SN yang telah menghilang pascaditangkapnya tiga angota PPK Ulu Talo.

‘’Kami optimis SN akan segera kami temukan. Untuk itu kepada masyarakat, jika melihat atau mengetahui keberadaan SN, kami mengharapkan kerja samanya. Laporkan pada kami atau Pos Polisi terdekat, agar SN ini segera dapat kami bekuk,” sampai Rizka.

 Dibehentikan

Sementara itu Ketua KPU Seluma, Sarjan Efendi, SE menegaskan ketiga anggota PPK Ulu Talo yang telah ditetapkan sebagai tersangka, diberhentikan dari keanggotaan PPK. Pemberhentian ini sifatnya masih sementara hingga ada keputusan hukum berkekuatan tetap (inkcraht) dari pengadilan yang menyatakan ketiga anggota PPK itu terbukti melakukan tindak pidana pemilu.

‘’Diberhentikan sementara. Tapi kalau sudah inkcraht nanti, ketiganya diberhentikan secara permanen. Sesuai dengan aturan, selanjutnya atau seumur hidup mereka tak bisa lagi menjadi petugas penyelenggara pemilu,’’ jelas Sarjan Efendi.(aba)

Berita Lainnya

GNKR Desak KPU Bentuk TPF

BENGKULU – Aksi demo tidak hanya terjadi di Jakarta, KPU Provinsi Bengkulu juga didatangi puluhan ...

error: Content is protected !!