Sabtu , 24 Agustus 2019
Home / Berita utama / Petarungan Tiga Bintang

Petarungan Tiga Bintang

ARGA MAKMUR – Usainya pemilu legislatif membuat peta baru untuk Pilbup Bengkulu Utara (BU) yang akan dilaksanakan tahun depan. Dari perolehan suara legislatif dan tokoh yang muncul saat ini, Ir. Mian yang yang kini menjabat sebagai Bupati sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan dinilai masih calon kuat.

Setidaknya ada dua nama yang digadang-gadang bakal menjadi “penantang” saat ini. Arie Septia Adinata, SE Wabup BU yang kini menjabat sebagai Ketua NasDem juga diprediksi bakal maju. Ada juga Herliyanto Ketua Gerindra yang juga anak tokoh Rejang Hazadin Harun dan keponakan mantan Bupati BU Dr. Ir. Imron Rosyadi.

Mian memiliki nilai jual tinggi dan dinilai dari PDI-P yang menjadi Partai pemenang Pilleg di BU tahun ini. Belum lagi, selain tokoh Jawa yang juga jumlahnya hampir 40 persen penduduk BU. Mian kini juga sudah mulai mengakar di masyarakat BU secara umum.

“Arie dan Herliyanto juga tak bisa dianggap enteng. Arie yang kini juga sudah dikenal masyarakat dan merupakan sosok muda tentunya bisa membuat persaingan sengit,” kata Ketua Bidang Kajian Politik Yout Leader Center (YLC), Salahudin.

Menurutnya, Herliyanto yang disebut-sebut memang disiapkan untuk maju dalam Pilbup BU. Ketokohan Hazadin dan Imron Rosyadi juga tak bisa dipungkiri bisa mendongrak pemilih.

Prediksi lain yang muncul adalah salah satu tokoh ini bergabung Ir. Mian mendampinginya di periode kedua sehingga terjadi head to head. Maklum, selain tokoh jawa yang sudah dikenal banyak membangun di BU, putra sulung Mian menikah dengan salah satu tokoh Rejang di BU.

Sayangnya ketiga tokoh ini belum mau berkomentar banyak terkait kemungkinan mereka akan maju dalam Pilbup Oktober tahun depan. Bupati Mian menegaskan jika saat ini ia fokus membangun BU dimasa jabatannya bersama Wabup Arie.

“Kita berbicara pembangunan saat ini, alhamdulillah pembangunan berjalan, angka kemiskinan menurun. Birokrasi yang bersih terwujud ditandai dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian   (WTP) dari BPK,” ujar Mian.

Sementara itu, Ketua KPU BU Roges Mawansyah, SE, ME menuturkan jika saat ini proses Pilleg masih terus berjalan dan menunggu penetapan calon  terpilih. Namun ia menegaskan jika sesuai aturan terakhir, pasangan calon bisa maju dalam Pilbup harus didukung 20 persen kursi di DPRD BU yang berarti 6 kursi kecuali calon independent.

“BU memiliki 30 kursi DPRD, ini berarti minimal 6 kursi untuk maju dalam Pilbup mendatang,” kata Roges.

Jika berkaca dari hasil Pilbup BU, hanya PDI-P yang bisa memajukan calon sendiri tanpa koaisi dengan aprtai manapun lantaran memiliki 6 kursi parlement. Selainjunya ada Golkar dan Gerindra yang menjadi pemenang kedua dan ketiga. “Untuk jumlah kursi masing-masing, kita tunggu penetapan nanti,” pungkas Roges. (qia)

Berita Lainnya

Berbagi Pada Sesama, Astra Motor Bengkulu Adakan Donor Darah

BENGKULU– Astra Motor Bengkulu kembali menyelenggarakan kegiatan donor darah rutin 3 bulanan, Jumat (23/8). Kegiatan ...

error: Content is protected !!