Sabtu , 21 September 2019
Home / Daerah / Curup Pos / Bupati Minta Tuntaskan Temuan

Bupati Minta Tuntaskan Temuan

Wanda/rbSINERGI: Bupati RL, Ahmad Hijazi menghadiri rapat paripurna LKPJ di DPRD RL, Selasa.

CURUP – Meskipun Kabupaten Rejang Lebong (RL) sudah berhasil mendapatkan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk pengelolaan keuangan tahun anggaran (TA) 2018, namun tetap disertai berbagai catatan. Catatan tersebut juga berupa sejumlah temuan dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Bengkulu.

Dari siaran pers BPK RI Perwakilan Bengkulu saat penyerahan opini WTP beberapa waktu lalu, disebutkan bahwa terkait sistem pengendalian intern masih ditemui sistem pengendalian internal pengelolaan keuangan kegiatan penyediaan bahan bacaan, kegiatan Bimtek dan kegiatan kunker pada Sekretariat DPRD tidak memadai. Kemudian penatausahaan aset tetap di lingkungan Pemkab RL belum tertib, peraturan terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) atas PBB dan parkir umum belum memadai. Serta pengendalian atas pembayaran kegiatan Belanja Publikasi Online pada Sekretariat DPRD tidak memadai.

Tidak hanya itu, juga disebutkan terkait temuan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan diantaranya kelebihan pembayaran atas realisasi kegiatan penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundangan pada Sekretariat DPRD RL. Lalu kelebihan pembayaran personel dalam belanja jasa konsultansi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) dan realisasi belanja perjalanan dinas pada 16 OPD tidak sesuai ketentuan.

Termasuk belanja pengadaan perangkat TI pada 35 OPD tidak sesuai ketentuan. Ditambah temuan pelaksanaan pekerjaan pembangunan ruangan di RSUD tidak sesuai kontrak dan adanya kelebihan pembayaran pekerjaan, potensi kelebihan pembayaran dan denda keterlambatan atas enam paket pekerjaan pada Dinas PUPRPKP Kabupaten RL.

Menanggapi hal ini, Bupati RL Dr. H. Ahmad Hijazi, SH, M.Si didampingi Sekda RL R.A. Denni, SH, MM kepada RB mengungkapkan, bahwa temuan BPK terhadap pengelolaan keuangan TA 2018, tidak terlalu signifikan. Bahkan dirinya optimis seluruh temuan tersebut bisa segera terselesaikan.

‘’InsyaAllah segera bisa terselesaikan oleh masing-masing OPD terkait. Karena sebenarnya kita setiap temuan pasti ditindak lanjuti dan temuan-temuan ini (TA 2018, red) tidak signifikan seperti tahun tahun sebelumnya. Jadi hanya 20 persen dan temuan ini tidak terlalu besar dan dalam waktu dekat bisa segera diselesaikan,’’ terang Bupati Hijazi saat dikonfirmasi selesai mengikuti rapat paripurna DPRD RL kemarin.

Mengapa dikatakan temuan tidak signifikan dan mengikat, sambung Bupati Hijazi, karena kalau mengikat dan signifikan maka tidak mungkin Pemkab RL mendapatkan raihan opini WTP. Namun begitu, temuan-temuan tersebut tetap harus dan wajib diselesaikan untuk memperbaiki kwalitas Opini WTP. ‘’Kalau dia mengikat dan signifikan, tidak mungkin kita bisa dapat Opini WTP. Tapi ini tetap harus diselesaikan, karena kewajiban kepada pemerintah daerah,’’ imbuh Bupati Hijazi.(dtk)

Berita Lainnya

Syarat Calon Bupati Independen Diperketat

CURUP – Untuk syarat menjadi pasangan calon bupati (Cabup)/wakil bupati (wabup) melalui jalur independent membutuhkan ...

error: Content is protected !!