Rabu , 19 Juni 2019
Home / Daerah / Lebong / Minta Masyarakat Awasi Pembangunan

Minta Masyarakat Awasi Pembangunan

MUBAZIR: Pemasangan bronjong kegiatan normalisasi Sungai Karat, Kelurahan Mubai, Kecamatan Lebong Selatan tahun 2017 dinilai tidak memberikan manfaat bagi masyarakat. (foto: aris/rb)

PELABAI – Seiring mulai berjalannya pembangunan di Kabupaten Lebong, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lebong Mahdi, S.Sos meminta seluruh masyarakat Kabupaten Lebong bersikap proaktif. Dalam artian mendukung serta aktif mengawasi proses pembangunan yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong sebagaimana yang telah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019. ‘’Jangan bersikap acuh,’’ kata Mahdi.

Pentingnya pengawasan dari masyarakat bertujuan agar hasil pembangunan yang dicanangkan pemerintah benar-benar menyasar kepada kepentingan masyarakat. Ketika ada temuan kejanggalan yang terjadi atas kegiatan yang tengah dikerjakan, diharapnya masyarakat melapor.

‘’Bisa melalui BPD (badan pemusyawaratan desa, red) dan DPRD atau sampaikan langsung ke OPD (organisasi perangkat daerah, red) teknis pelaksana,’’ ungkap Mahdi.

Dipastikannya, DPRD melalui Komisi II yang membidangi masalah teknis pembangunan juga akan memaksimalkan fungsi pengawasan dalam pembangunan yang dicanangkan Pemkab Lebong. Namun tanpa adanya peran masyarakat, sulit bagi DPRD mengawasi keseluruhan pembangunan yang dilaksanakan eksekutif karena jumlahnya yang tidak sedikit. ‘’Kami juga mengingatkan OPD teknis dan rekanan agar benar-benar mengerjakan pembangunan dengan maksimal,’’ tutur Mahdi.

Dalam setiap pekerjaan yang bersumber dari APBN dan APBD, termasuk pekerjaan yang sumbernya Dana Desa (DD), diingatkannya agar pelaksana memasang papan merek. Itu dalam rangka informasi dan transparasi pembangunan guna menghindari fitnah. Pekerjaan fisik yang tidak dilengkapi papan merek patut dicurigai. ‘’Jadi dalam teknis pengerjaannya harus benar-benar terbuka agar tidak membuka peluang penyimpangan dalam pembangunan,’’ jelas Mahdi.

Terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebong, Ir. Eddy Ramlan, M.Si memastikan pembangunan yang telah dianggarkan dalam APBD tahun ini harus terlaksana. Tidak ada alasan tidak terkejar mengingat pembangunan itu tindak lanjut usulan dan perencanaan dari OPD teknis.

‘’Untuk pekerjaan yang telah selesai proses lelang, kami harap segera dilaksanakan mengingat waktu efektif tinggal tujuh bulan lagi,’’ tandas Eddy.(sca)

Berita Lainnya

Belanja 2018, Lebih Bayar Rp 3,3 M

PELABAI – Kendati menyandang predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) ...

error: Content is protected !!