Minggu , 16 Juni 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Jalan Lintas Sumatera Rusak

Jalan Lintas Sumatera Rusak

RUSAK PARAH: Jalan provinsi yang terletak di Desa Mandi Angin Kecamatan Kepahiang, tampak rusak parah.(Foto: ARIE/RB)

KEPAHIANG – Jelang arus mudik lebaran, beberapa titik jalan lintas Sumatera di Kabupaten Kepahiang rusak parah.  Tepatnya mulai dari perbatasan Kabupaten Kepahiang Desa Tebat Monok hingga Desa Mandi Angin yang merupakan pintu masuk pusat Kota Kepahiang. Beberapa lubang yang cukup besar dan dalam, tampak menghiasi jalan yang diperkirakan sepanjang 10 kilometer tersebut.

Adapun titik paling parah yakni jalan masuk ke pusat Kota Kepahiang dari Desa Tebat Monok, tepatnya setelah jembatan Musi I. Tampak lobang besar menganga tepat di tanjakan menikung Desa Mandi Angin. Lobang yang berada di tengah jalan sempit tersebut, membuat kendaraan yang lalu lalang terpaksa harus antre guna menghindari terjadinya kecelakaan.

Menurut Sumardi (47) warga Desa Mandi Angin, tak jarang di jalan tersebut beberapa pengguna jalan mengalami kecelakaan atau terpeleset lantaran menghindari lobang besar itu. Bahkan saat hujan, lobang tersebut tertutup genangan air sehingga sering mengecoh pengendara bermotor.

“Bukan hal baru lagi kalau jalan disini rusak. Walaupun sudah diperbaiki, palingan hanya beberapa bulan bertahan dan kemudian rusak lagi. Kalau soal pengendara yang jatuh atau mobil yang saling serempet karena mengelak lobang, disini sudah menjadi totonan warga hampir setiap hari,” ungkap Sumardi.

Hal serupa juga dikatakan Yatim (51), warga sekitar yang berharap pemerintah provinsi agar bisa segera merespon keluhan masyarakat atas kondisi jalan tersebut. Ia bahkan meminta perbaikan jalan dengan kualitas yang baik, lantaran jalan lintas Kepahiang – Bengkulu merupakan jalur utama yang kerap dilalui kendaraan besar.

“Sudah tahu ini jalan utama, tapi pembangunannya selalu asal-asalan. Harusnya pemerintah provinsi bisa merespon kondisi ini segera, apalagi saat ini jelang lebaran dimana arus lalu lintas bakalan padat. Kasihan masyarakat pengguna jalan yang menjadi korban atas kondisi jalan yang melulu rusak seperti ini,” demikian Yatim. (sly)

Berita Lainnya

Warga Tebat Monok Divonis 1 Tahun Penjara

KEPAHIANG – Pengadilan Negeri Kepahiang menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 1 tahun dan denda Rp ...

error: Content is protected !!