Minggu , 22 September 2019
Home / Metropolis / Pemerintah Provinsi-PT SUGI Teken MoU

Pemerintah Provinsi-PT SUGI Teken MoU

MOU: Gubernur Rohidin Mersyah dan Direktur PT. SUGI Lalit Kumar menandatangani MoU, Jumat (24/5). (foto: mc pemprov/ist/rb)

BENGKULU – Pemprov Bengkulu dan PT. Sudevam Ultratec Green Indonesia (SUGI) melakukan penandatanganan MoU. Penandatangan MoU tentang pemenuhan permintaan minyak goreng kelapa sawit untuk Provinsi Bengkulu dilaksanakan di sela-sela safari Ramadan di Kabupaten Rejang Lebong, Jumat (24/5).

Dikatakan Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA, MoU ini merupakan lanjutan dari izin pendirian pabrik minyak goreng PT. Sudevam Ultratec Green Indonesia yang telah dilakukan peletakan batu pertama beberapa bulan lalu. Lokasi pabrik dipusatkan di Kabupaten Seluma. Diharapkan dengan dengan Mou ini juga dapat meningkatkan nilai tambah CPO yang dihasilkan beberapa perusahaan perkebunan di Provinsi Bengkulu.

“Hari ini (kemarin, red) kita ingin memastikan bahwa bagaimana ketersediaan bahan baku CPO. Jangan sampai ketika perusahaannya nanti beroperasi bahan bakunya tidak tersedia dengan cukup,” kata Rohidin.

Selama ini CPO di ekspor keluar sehingga tidak mendapatkan nilai tambah apapun. Menurut Rohidin dengan keberadaan pabrik minya goreng di Seluma ini nantinya disamping membuat nilai tambah dari CPO yang dihasilkan maka harga yang lebih kompetitif bisa didapatkan. “Paling tidak ditahap awal kebutuhan minyak goreng Provinsi Bengkulu, tentu dengan harga yang lebih kompetitif itu bisa kita dapatkan,” beber Rohidin.

Gubenur Rohidin menambahkan untuk daerah akan memberikan dampak pada pergerakan ekonomi yang lebih baik. Ketika industri mulai tumbuh tetapi tetap dengan pendekatan bahan baku lokal, karena industri didirikan tetapi bahan bakunya adalah baku lokal atau yang dimiliki sendiri. Akan dirasakan peningkatan pendapatan masyarakat, penyerapan tenaga kerja, nilai tambah produk.

“Dan nanti pada akhirnya ketika kapasitas pabrik sudah betul – betul optimal, saya kira ekspor pun akan mulai dilakuan dan ini akan memperbaiki neraca perdagangan Provinsi Bengkulu,” terang Rohidin.

Presiden Direktur PT. Sudevam Ultratec Green Indonesia Lalit Kumar pada kesempatan ini menegaskan komitmennya akan berkerja sama dengan Pemprov Bengkulu untuk meningkatkan pembangunan Provinsi Bengkulu. Pihaknya menyakinkan investasi yang mereka lakukan ini tidak hanya akan mengambil penghasilan dan keuntungan saja, melainkan bersama pemerintah ikut serta membangun Provinsi Bengkulu.

“Membangun daerah bersama walaupun saya orang asing. Kalau kami hanya punya penghasilan dari sini dan kami tidak membangun daerah itu tidak boleh,” demikian Lalit Kumar. (key)

Berita Lainnya

Tak Lunasi PBB, TPP Ditahan

BENGKULU – Hingga saat ini sudah ada 29 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemerintah ...

error: Content is protected !!