Sabtu , 24 Agustus 2019
Home / Berita utama / Pertarungan Sengit PAN Vs Nasdem

Pertarungan Sengit PAN Vs Nasdem

LEBONG – Kabupaten Lebong dipastikan ikut sebagai peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020. Kendati belum ada satupun partai politik (parpol) yang membentuk koalisi, namun sudah mulai bermunculan belasan figur calon bupati (cabup) Lebong yang terus tebar pesona di masyarakat. Baik dari kalangan politisi, pengusaha maupun mantan birokrat.

Namun dari sejumlah figur yang terdata lebih 10 orang itu, animo di masyarakat semakin mengerucut ke tiga nama yang cukup populer di masyarakat Lebong, bahkan hingga Provinsi Bengkulu.  Antara lain Ketua DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Lebong, Teguh Raharjo Eko Purwoto, SE yang kini masih menjabat Ketua DPRD Kabupaten Lebong dan kembali terpilih sebagai wakil rakyat di DPRD Kabupaten Lebong dalam kancah Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 17 April.

Termasuk Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Lebong, Kopli Ansori, SE dan Wakil Ketua DPW PAN Provinsi Bengkulu, H. Armansyah Mursalin, SE yang memang absen dalam daftar calon peserta wakil rakyat di Pemilu 2019. Ketiganya memiliki kemiripan, yakni sama-sama berlatar belakang pengusaha sukses di Bengkulu, bahkan hingga skala nasional.

Sekretaris DPD PAN Kabupaten Lebong, Noharli, S.Sos mengaku belum bisa memastikan figur yang akan diusung PAN dalam Pilbup Lebong 2020. Namun sebagai partai pemenang suara terbanyak kabupaten dengan perolehan 4 kursi di DPRD Kabupaten Lebong, tentunya PAN akan mengusung figur cabup dari kader PAN. ”Siapa orangnya, nantilah karena PAN belum menetapkan. Yang pasti, banyak kader PAN yang punya kharisma pemimpin. Namun siapa yang akan diusung, tentunya figur yang diputuskan partai,” ujar Noharili.

Agar bisa mengusung pasangan cabup dan cawabup, tentunya PAN harus berkoalisi dengan parpol lain. Dengan jumlah perolehan 4 kursi di DPRD Kabupaten Lebong, PAN butuh dukungan 1 kursi lagi untuk mengusung pasangan calon (paslon). Terkait koalisi, tentunya harus ada kesamaan visi dan misi dalam menentukan paslon yang akan diusung. ”Dukungan masyarakat terhadap Pak Ketua (Kopli, red) memang terus mengalir, namun Pak Ketua belum menyatakan sikapnya terkait rencana Pilbup serentak 2020 itu,” tutur Noharli.

Begitupun Ketua DPD Nasdem Kabupaten Lebong, Teguh Raharjo Eko Purwoto, SE mengaku partainya yang berada di urutan kedua suara kabupaten terbanyak pasti akan mengusung cabup dari kader partainya sendiri. Sama halnya dengan PAN, Nasdem masih kekurangan 1 kursi untuk bisa mengusung paslon sehingga harus berkoalisi dengan parpol lain. ”Untuk figur cabupnya, tentunya kami akan menunggu petunjuk dari DPP (dewan pengurus pusat, red),” ungkap Teguh.

Terkait namanya yang disebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat cabup yang bakal diusung Nasdem dalam Pilbup Lebong 2020, Teguh tidak menampik keinginan sebagian pengurus DPD Nasdem Lebong memang seperti itu. Tetapi diakuinya Nasdem juga punya beberapa figur lain yang dinilai pantas maju Pilbup Lebong. ”Yang pasti akan ada seleksi internal dalam penentuan figur bakal calon yang akan diusung dalam Pilbup 2020 itu nanti,” tukas Teguh.

Dikonfirmasi, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebong, Shalahuddin Al Khidr, SE mengatakan, Lebong dipastikan ikut Pilkada serentak 2020. Itu sesuai edaran KPU RI yang meminta KPU Lebong koordinasi guna pengusulan anggaran Pilbup Lebong 2020 ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong. ”Dalam waktu dekat, kami akan rapat koordinasi lagi dengan Pemkab Lebong soal anggaran Pilbup Lebong 2020 itu,” kata Shalahuddin.

Pantauan RB, beberapa figur lain yang namanya juga digadangkan bakal maju Pilbup Lebong Batara Yudha, politisi PDIP yang merupakan anak Bupati Lebong, H. Rosjonsyah, S.IP, M.Si. Termasuk Ketua DPD Golkar Kabupaten Lebong, Mahdi, S.Sos dan politisi Golkar, Dalhadi Umar, B.Sc yang juga mantan Bupati Lebong periode 2005-2010.

Sedangkan dari kalangan non politisi, muncul nama H. Guntur, S.Sos, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebong, H. Guntur, S.Sos sebagai figur yang akan ikut meramaikan bursa Pilbup Lebong 2020. Adik ipar Bupati Lebong, H. Rosjonsyah, S.IP, M.Si itu cukup banyak dielukan masyarakat berpotensi maju sebagai cabup. Termasuk Mahmud Siam, mantan Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKAD) Lebong yang saat ini masih aktif sebagai PNS di lingkungan Pemkab Lebong .

Sedangkan beberapa birokrat lainnya digadangkan kuat cawabup. Antara lain Drs. Robert Rio Mantovani, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lebong yang masih aktif PNS di lingkungan Pemkab Lebong. Tidak terkecuali Ir. Eddy Ramlan, M.Si yang saat ini menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lebong dan Zamzami Zubir, SE, MM yang kini menjabat Sekretaris Kabupaten Kepahiang.

Nama Mirza Yasben, M.Si, akademisi dari Universitas Bengkulu juga disebut-sebut mulai dilirik beberapa figur cabup sebagai pasangannya di kursi cawabup. Termasuk Mirliani, S.Pd, M.Pd, salah satu srikandi Lebong yang menjabat Wakil Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mulai digadangkan kuat cawabup. (sca)

Berita Lainnya

Berbagi Pada Sesama, Astra Motor Bengkulu Adakan Donor Darah

BENGKULU– Astra Motor Bengkulu kembali menyelenggarakan kegiatan donor darah rutin 3 bulanan, Jumat (23/8). Kegiatan ...

error: Content is protected !!