Jumat , 6 Desember 2019
Home / Metropolis / Program GPS Pemkot Mulai Berjalan

Program GPS Pemkot Mulai Berjalan

SOSIALISASI: Wakil Walikota (Wawali) Dedy Wahyudi, SE, MM memberikan sambutan dalam acara kegiatan sosialisasi gerakan peduli siswa (GPS). (foto: wahyu/rb)

BENGKULU- Program gerakan moral untuk saling membantu sesama siswa dikenal dengan nama Gerakan Peduli Siswa (GPS) mulai disosialisasikan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu. Hal ini terlihat Jumat (24/5), Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, SE, MM bersama Kepala Dinas Pendidikan Rosmayetti turun langsung melakukan sosialisasi GPS di Masjid Manbaul Ulum SMPN 18 Kota Bengkulu.

Dalam kesempatan itu Dedy menyampaikan, bahwa program GPS ini merupakan program gerakan moral para siswa untuk sesama saling membantu.

“Program GPS ini kita canangkan bukan hanya di SMPN 18 saja. Namun progam ini akan berjalan diseluruh sekolah Kota Bengkulu. Sebab program ini tujuannya untuk saling membantu sesama siswa,” terang Dedy Wahyudi.

Selain itu Dedy juga mengatakan, sebelum siswa memulai pelajaran setiap hari jumat, pengurus GPS sekolah akan meminta infaq kepada siswa–siswi, sumbangan infaq ini untuk membantu siswa-siswi yang kurang mampu ataupun kegiatan yang bersifat sosial.

“Tentunya dalam hal ini saya mengimbau kepada siswa-siswi untuk terus berinfaq, selain untuk membantu sesama siswa. Insya allah kita mendapat amal dan pahala. Hasil infaq tersebut setiap bulannya nanti akan ada pihak Bank Bengkulu yang menjemputnya ke sekolah,” kata Dedy.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bengkulu Rosmayetti mengungkapkan, bahwa program GPS ini telah dilaunching tanggal 2 Mei 2019 di ruang hidayah Kantor Walikota Bengkulu bersamaan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional.

“Seperti yang disampaikan pak wawali saat itu, gerakan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama siswa, sehingga nanti siswa miskin dapat terbantu, yang tidak mampu membeli pakaian dan membayar uang sekolah dapat terbantu melalui gerakan ini,” jelasnya.

Diungkapkan Rosmayetti, di Kota Bengkulu ini ada sekitar 70 ribu siswa SD dan SMP, kalau saja setiap siswa menyumbang Rp 1.000 rupiah saja perminggu, satu sekolah yang rata-rata 500 siswa berarti dalam satu minggu akan terkumpul Rp 500 ribu, dalam sebulan bisa terkumpul Rp 2 juta untuk satu sekolah. “Kita ada 100 sekolah SD dan SMP di Kota Bengkulu, berarti dalam satu bulan bisa terkumpul Rp200 juta,” tutupnya.(new)

Berita Lainnya

Disperindag Bakal Cabut Izin Pangkalan Gas Tak Sesuai Kontrak

BENGKULU–  Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan  (Disperindag) Kota Bengkulu, Dewi Dharma akan menindak tegas pangkalan ...