Senin , 16 Desember 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Bangun Rumah Nelayan

Bangun Rumah Nelayan

LOKASI: Inilah lokasi yang akan dibagun perumahan nelayan di Desa Ketaping, Manna. (foto: rio/rb)

MANNA – Pasca musibah banjir di Desa Ketaping, Kecamatan Manna, rencana pembangunan 40 unit rumah nelayan tetap dilanjutkan. Karena lokasi ini tidak masuk kategori rawan banjir.

Lokasi pembangunan rumah khusus nelayan di Desa Ketaping ini jadi sorotan berbagai pihak. Karena wilayah desa tersebut menjadi salah satu wilayah rawan banjir.

Namun ini dibantah Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS). Karena  40 unit rumah yang bakal dibangun itu bebas dari ancaman banjir. Sehingga pada periode Juli 2019, pembangunan perumahan nelayan Desa Ketaping akan mulai dibangun.

Kepala Dinas Perkim BS, Darmawansyah, ST, ketika dihubungi RB mengatakan pasca terjadinya musibah banjir beberapa waktu lalu, ada sebagian nelayan yang sudah didata mengaku khawatir untuk tempati rumah yang dibangun menggunakan dana APBN itu.

‘’Bida kita pastikan perumahan nelayan yang akan dibangun itu aman dari banjir. Sebab sebelum itu sudah dikaji lebih matang,” terang Darmawansyah.

Adapun 40 nelayan yang bakal menempati perumahan nelayan di Desa Ketaping itu, adalah warga Pasar Bawah. Lokasi perumahan nelayan cukup luas yakni satu hektare dengan 40 unit rumah. ‘’Yang pasti untuk pemilik perumahan nelayan ini sudah didata dan sosialisasikan dari jauh hari,” ujarnya.

Sementara 12 warga Ketaping yang terkena bencana banjir berberapa waktu lalu belum dapat bantuan. Dikatakan Darmawansyah, pihaknya akan koordinasi dengan BPBD BS untuk mengusul penyerahan bantuan pasca bencana

Pasalnya, saat ini yang miliki tugas menyerahkan bantuan hanya Dinas BPBD BS. “Mudah-mudahan saja nanti ada pembagunan rumah bagi warga yang kena dampak banjir,” pungkasnya.(tek)

Berita Lainnya

Evaluasi Kinerja Kepala Sekolah, Laporan Pengawas Sekolah Ditunggu

KOTA MANNA – Laporan soal hasil pengawasan serta kinerja para kepala sekolah (Kepsek) SD dan ...

error: Content is protected !!