Jumat , 13 Desember 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Penyelesaian Tabat Tuntas Usai Lebaran

Penyelesaian Tabat Tuntas Usai Lebaran

RAPAT: Asisten I Setda Bengkulu Selatan bersama Kades Ketaping Manna dan Terulung membahas tapal batas, Senin (27/5). (foto : rio/rb)

KOTA MANNA–Terkati masalah pemetaan wilayah atau tabal batas (Tabat) antar desa maupun kelurahan, harus sudah selesai usai lebaran Idul Fitri. Ini target Pemkab Bengkulu Selatan. Terkait pemetaan ini, Pemkab Bengkulu Selatan kerjasama dengan Topografi Kodam (Topdam).  ‘’Untuk Kecamatan Manna penyelesaian tabat serta pemetaan 17 Desa dan 1 kelurahan itu ditargetkan usai lebaran. Tetapi, kini terkendala tabat Desa Ketaping dan Desa Terulung yang belum selesai,’’ kata Asisten I Setda Bengkulu Selatan, Yunizar Hasan, M.AP.

Menyikapi belum selesainya tabat kedua desa itu, Pemkab menggelar rapat, dengan menyepakati bahwa penetapan tabat Desa Ketaping serta Terulung itu diserahkan kepada tim kabupaten. “Permasalahan tabat ini sudah lama. Sudah sering dicarikan solusi. Untuk di tingkat desa juga tak selesai. Begitu juga di kecamatan tidak selesai. Akhirnya penyelesaiannya diserahkan langsung  ke kabupaten,” jelas Yunizar.

Targetnya secepatnya akan menyelesaikan sengketa tabat kedua desa setelah lebaran Idul Fitri 1440 H. Setelah tuntas dikuatkan dengan SK Bupati dan pembuatan peta desa. “Belum tuntasnya tabat ini, karena ada perebutan lahan pemakaman. Ketaping klaim masuk di wilayah desanya. Hal yang sama juga Terulung mengklaim.  Lahan yang disengketakan itu luasnya sekitar 10 hektare. Ini yang akan kita carikan soluasinya,” tegas Yunizar.

Rapat yang digelar di ruang kerja Asisten I itu, dihadiri Kabag Hukum, Kabag Pemerintahan Umum, Camat Manna, Sekcam Manna dan Kepala Desa Terulung dan Ketaping.(tek)

Berita Lainnya

Satlantas Polres Bengkulu Selatan Banjir Penghargaan

KOTA MANNA – Aktif dan selalu berpartisipasi dalam pengaturan lalu lintas tahun 2019 dan berhasil ...

error: Content is protected !!