Jumat , 6 Desember 2019
Home / Breaking News / Harga Ayam Potong, Daging Sapi dan Cabai Mulai Merangkak Naik

Harga Ayam Potong, Daging Sapi dan Cabai Mulai Merangkak Naik

MULAI NAIK: H-2 Idul Fitri 1440 H, harga daging sapi, ayam potong dan cabai mulai merangkak naik. (foto : yudi/rb)

BENGKULU – Memasuki H-2 Idul Fitri, sejumlah harga barang kebutuhan dapur di pasar mulai merangkak naik. Kenaikan harga yang cukup tinggi terjadi pada penjualan ayam potong atau ayam broiler, daging sapi dan juga cabai merah. Pantauan RB di Pasar Tradisional Modern (PTM)  Minggu (2/6), harga ayam potong yang biasa dibanderol Rp 28.000/kg, mulai naik menjadi Rp 40.000/kg.

Salah seorang pedagang ayam potong, Pristiwi (48) mengatakan, harga ayam potong mengalami kenaikan dari awal Ramadan, “Ayam potong kita ambil di rumah pemotongan ayam Bengkulu. Harganya naik hingga Rp 12.000 perkilonya. Harga naik setiap 10 hari bulan Ramadan, karena pasokan sedikit dan mengambil dari luar daerah seperti dari Lampung dan Padang. Sementara permintaan ayam potong menjelang idul fitri terus naik,” terang Pristiwi.

Ditambahkannya, kenaikan harga ayam potong tersebut sudah terjadi hampir setiap tahun menjelang lebaran. Sementara itu, harga daging sapi juga mengalami kenaikan sebesar Rp 10.000/kg. Dimana harga daging yang biasa dijual Rp 120ribu/kg sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), saat ini dijual menjadi Rp 130 ribu/kg. Jhon (39) salah seorang pedagang daging mengatakan sebenarnya harga tersebut merupakan harga normal.

“Harga daging sapi sebelum Ramadan perkilonya Rp 130 ribu, masuk Ramadan harga daging sapi sempat turun menjadi Rp 120 ribu karena bulog gencar menjual daging beku import dengan harga Rp 80 ribu perkilo. Sekarang H-2 lebaran harga daging sapi kembali normal Rp 130 ribu perkilonya. Karena permintan meningkat menjelang Idul Fitri,” Imbunya.

Tidak hanya daging, hal serupa juga terjadi untuk cabai merah. “Harga cabai awal Ramadan Rp 38 ribu perkilonya dan sekarang naik menjadi Rp 48 ribu perkilo. Besok harga cabai bakal naik lagi, karena pemasok cabai dari curup mengeluhkan sikap sopir truk sayuran yang minta kenaikan upah karena tidak libur lebaran,” jelas Amar (24) pedagang cabai merah.

Terkait harga yang mulai merangkak naik itu, salah seorang pembeli Ani Sartika (24) cukup mengeluhkan kondisi itu. “Harga ayam potong naiknya banyak. Ya mau seperti apa lagi ini sudah seperti tradisi menjelang lebaran,” ujarnya. (cw2)

 

 

Berita Lainnya

Lelang Sekda Harus Lebih Dari 3 Peserta

BENGKULU – Jumlah pendaftar seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) di lingkungan Pemprov Bengkulu, ...

error: Content is protected !!